Tampilkan postingan dengan label pengetahuan 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan 1. Tampilkan semua postingan

Juli 16, 2026

pengetahuan 1








halaman  1


saat  segala sesuatu dimulai, itu dimulai dengan atom-atom  partikel  zat    kecil yang membentuk segala sesuatu.  Namun dahulu sekali, atom-atom belum ada dan begitu pula jagat 
raya tempat mereka akan berkelana , Tidak ada apa pun tidak ada apa pun di mana pun kecuali sesuatu yang begitu kecil  sehingga mustahil terbayangkan, yang oleh para  peneliti  dinamakan  singularitas. , Proton-proton membentuk  bagian    kecil di 
pusat sebuah atom. Mereka begitu kecil sehingga titik 
kecil pada huruf i ini dapat  memuat sekitar  2.000.000.000.000.000.000.000.000.00
0.000.000.000 buah proton. Resep untuk membuat sebuah jagat raya:  memerlukan:
  sebuah proton yang sudah  disusutkan sampai 
menjadi satu persemiliar ukurannya; setiap partikel zat terakhir (yaitu  debu, gas, dan partikel zat lain apa pun yang dapat kautemukan)  entah di sini atau di mana pun; sebuah ruang yang jauh, jauh lebih kecil dibandingkan   proton yang luar biasa kecil!
Sebuah proton yaitu  bagian sebuah atom yang tak 
terhingga kecilnya, yang dengan sendirinya, tentu 
saja, mustahil terbayangkan. Jagat raya kita  akan dimulai dari ketiadaan.kita  dalam perjalanan kita 
Dalam satu kejutan tunggal yang membutakan, 
sebuah momen kemuliaan yang terlalu cepat dan 
terlalu dramatis untuk diungkapkan dalam kata-kata, 
racikanmu tiba-tiba mewujud.Detik pertama kejadian dahsyat itu menciptakan  gravitasi dan gaya-gaya lain yang mengatur fisika. Dalam kurang dari satu menit, jagat raya memiliki diameter jutaan miliar kilometer dan tumbuh  dengan cepat.Panas yang dihasilkan luar biasa, 10 miliar derajat, cukup untuk memicu reaksi-reaksi nuklir  yang akhirnya akan menciptakan unsur-unsur lebih ringan terutama hidrogen dan helium.Dan dalam tiga menit, 98 persen segala yang ada sekarang, atau akan selalu ada di jagat raya, sudah  dihasilkan. maka , dari ketiadaan, jagat raya kita  dimulai Kapan tepatnya peristiwa ini masih menjadi bahan perdebatan. ahli  kosmologi sudah  lama  saling bersilang pendapat tentang apakah peristiwa terbentuknya terjadi sepuluh miliar tahun lalu  atau dua kali lebih lama, atau di antara kedua dugaan itu . Kesepakatan tampaknya mengarah 
ke angka sekitar  13,7 miliar tahun, namun  ini hal-hal yang    sulit diukur, sebagaimana akan 
kita  lihat. Yang sebetulnya  dapat kita  katakan yaitu  bahwa pada suatu titik yang tidak diketahui pada masa silam yang    jauh, untuk alasan-alasan yang sama tidak jelas, ada suatu  saat yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal sebagai time equals zero, atau t = 0. Sebelum Dentuman Besar, waktu belum ada. Bagaimanapun, dalam satu per sekian 
detik, t menjadi sesuatu. Mari kita  pelajari lebih lanjut.
Begini  terbentuknya  gravitasi...
Pada satu persepuluh juta  pertriliun pertriliun pertriliun  detik sesudah Dentuman  Besar, gravitasi muncul. Elektromagnetisme, gaya-gaya nuklir  
yang ada pada fisika  muncul  dalam sekejap.
Partikel partikel materi  muncul  dari ketiadaan. 
Tiba-tiba muncul  gumpalan proton,  elektron, 
neutron, dan lebih banyak lagi.Inilah  matahari kita 
Sebuah kumpulan gas dan debu berdiameter sekitar  25  miliar kilometer mulai terbentuk  di ruang angkasa. Hampir semuanya, 99,9 persen, menjadi  bahan pembentuk  matahari.Inilah bumi Dari bahan terapung yang  tersisa, dua butiran mikroskopis  mengapung cukup dekat untuk membuat mereka disatukan oleh 
gaya-gaya elektrostatis. Ini awal  kelahiran planet kita .
Teori Dentuman Besar bukan tentang dentuman 
itu sendiri melainkan tentang yang terjadi sesudah 
dentuman. Tidak lama sesudahnya.  peneliti  percaya mereka  dapat menduga ke belakang ke titik peristiwa 
pada satu persepuluh juta triliun triliun triliun  detik sesudah  kelahirannya saat  jagat raya masih 
begitu kecil sehingga Anda akan memerlukan 
sebuah mikroskop untuk menemukannya.
Walaupun semua  orang menyebutnya  Dentuman Besar,  banyak buku  meminta kita  tidak  membayangkannya  sebagai sebuah  ledakan biasa. 
sebetulnya  itu  sebuah peristiwa pemuaian yang 
   tiba-tiba  dalam skala    luar biasa.
Planet-planet “bayi” Di seluruh sistem tata surya, hal 
yang sama terjadi. Butir-butir debu  yang bertumbukan membentuk gumpalan  lebih besar dan makin besar. Akhirnya, gumpalan  itu cukup besar untuk dinamakan  planetisimal. saat  
gumpalan-gumpalan itu terus bersinggungan dan bertumbukan,  mereka pecah atau terbelah atau bergabung lagi melalui  berbagai cara. Namun dalam setiap kejadian selalu ada sang  pemenang, dan beberapa di antara para pemenang tumbuh 
cukup besar untuk mendominasi orbit di sekitar  lintasan yang  mereka jalani. Semua terjadi dengan luar biasa cepat. Untuk  tumbuh dari sebuah gumpalan butiran-butiran yang    kecil 
menjadi sebuah planet bayi, waktu yang diperlukan barangkali  hanya beberapa puluh ribu tahun.
pengetahuan kita  tentang saat-saat awal jagat raya 
berasal dari  “teori inflasi”, teori pemuaian. 
Bayangkan, tidak sampai sepersekian kejap sesudah  awal terbentuknya, jagat  raya mengalami perluasan yang tiba-tiba dan dramatis, pemuaian pada 
kecepatan yang    tinggi. Hanya dalam satu per juta juta juta juta juta  detik jagat raya berubah dari sesuatu yang dapat kita   genggam menjadi 
sesuatu yang sekurangnya 10.000.000.000.000.000.000.000.000 kali 
lebih besar. Maka, dalam suatu kejadian tunggal...
kita  memiliki sebuah jagat raya yang    besar 
berdiameter sekurangnya seratus miliar tahun 
cahaya, namun  mungkin masih bisa mencapai ukuran 
tak terhingga. Penataannya sempurna, siap bagi 
terbentuknya galaksi-galaksi, kumpulan raksasa 
bintang-bintang, gas, debu, dan bahan lain yang 
berputar mengelilingi sebuah titik pusat tunggal.
Inilah bulan Pada suatu masa, sekitar  4,4 miliar 
tahun silam, sebuah benda seukuran Mars 
menumbuk bumi. Benturannya cukup kuat 
untuk melontarkan beberapa  bahan yang cukup 
untuk membentuk sebuah gumpalan lebih kecil. 
Dalam seratus tahun, gumpalan ini menjadi batuan 
seperti bola yang kita  sebut bulan. (Sebagian besar 
bahan pembentuk bulan diduga berasal dari kulit 
bumi, bukan bagian tengah, yang memicu  
bulan memiliki kandungan besi sedikit  sekali, sedang  bumi memiliki banyak.) Sekarang  terbentuknya atmosfer kita  saat  bumi baru kira-kira satu pertiga 
ukuran yang sekarang, ia barangkali sudah mulai 
membentuk atmosfer, sebagian besar terdiri atas 
karbon dioksida, nitrogen, metana, dan belerang. 
Yang menakjubkan, dari kumpulan gas beracun 
inilah kehidupan dapat terbentuk. Karbon dioksida 
merupakan gas rumah kaca yang dahsyat dan 
membantu mempertahankan kehangatan bumi. 
Ini sesuatu yang baik, sebab  cahaya matahari 
menjadi lebih redup dan lebih sejuk. Seandainya 
kita  tidak menikmati manfaat karbon dioksida, 
bumi barangkali mengalami pembekuan 
permanen dan kehidupan tidak akan pernah 
dimulai. Bagaimanapun, itulah yang 
terjadi. Terakhir, namun   bukan berarti tidak 
penting, inilah kita ! Selama 500 juta tahun berikutnya, bumi  muda akan terus dihujani tanpa ampun 
oleh komet, meteor, dan debu galaktik lain.  Ini menciptakan  air untuk mengisi lautan dan  komponen-komponen yang diperlukan untuk 
pembentukan kehidupan. Awalnya masih sebuah 
lingkungan yang    tidak ramah, namun  entah bagaimana, kumpulan bahan kimia  yang    kecil berubah menjadi  kehidupan dan kita  sudah dalam 
perjalanan.
Sejak saat kita   dilahirkan, kita    tidak lain dari sebuah keajaiban  atomis. Bayi dengan berat empat 
kilogram akan memiliki sekitar  400.00 0.000.000.
000.000.000.000.000 buah  atom dalam tubuhnya.
yaitu  kenyataan yang sulit dicerna  bahwa seandainya kita   mengambil dari tubuh sendiri memakai   pinset, atom demi atom,    menciptakan  sebuah tumpukan debu atomis, yang tidak satu pun akan memiliki kehidupan meskipun pernah 
hidup dalam dirimu. Sebagai awal, agar kita   bisa sampai di sini sekarang, sekian triliun atom yang berarak entah bagaimana bersatu  dengan cara yang rumit dan teratur untuk membentuk  dirimu. Penataannya begitu istimewa dan begitu khusus 
sehingga tidak pernah dicoba sebelumnya dan hanya 
akan terjadi sekali ini. Selama bertahun-tahun 
mendatang (dalam harapan kita ) partikel  kecil ini akan tanpa  mengeluh terus menjalankan tugas  untuk membuatmu tetap utuh .dan akan memungkinkan kita    mengalami status seperti yang ada sekarang. Apa yang  membentukmu Mengapa atom-atom menjalani  hal-hal yang merepotkan, ini  agak membingungkan.  atom-atom ini sebetulnya  tidak  peduli kepadamu mereka   tidak tahu tentang keberadaanmu. Dalam  hal itu, mereka   tidak tahu kalau mereka ada. Lagi pula mereka partikel  yang tidak  memiliki  pikiran,   bukan makhluk hidup. Namun entah bagaimana selama kita   ada,  atom-atommu akan hanya memiliki  satu tugas: membuatmu tetap seperti kita  ..Kabar buruk di sini yaitu  bahwa atom-atom itu plin-plan. kita   tidak dapat mengandalkan 
mereka untuk bertahan lebih lama dibandingkan  seharusnya.   hidup manusia yang panjang 
paling lama hanya sekitar  650.000 jam. Dan saat  batas itu  mulai tampak, sebab  alasan
yang tidak diketahui, atom-atommu akan 
menghentikanmu, lalu  diam-diam terurai dan 
menjadi banyak hal yang lain.  Dan itulah yang menjadi kenyataan bagimu..Keajaiban dalam kehidupan Meski demikian, kita   tetap bersyukur sebab   peristiwa itu terjadi. Itu tidak terjadi di tempat lain  mana pun di jagat raya sejauh yang kita  ketahui. Ini  jelas aneh sekali sebab  atom-atom bahagia yang 
berkumpul untuk membentuk mahluk  
hidup di bumi yaitu  atom-atom sama yang tidak 
akan seperti itu di tempat lain. , kehidupan 
yaitu  sesuatu yang    amat biasa: karbon, 
hidrogen, oksigen dan nitrogen, sedikit kalsium, 
sejumput belerang, sepercik debu unsur-unsur 
lain yang    biasa tidak ada yang tidak akan 
kita   jumpai dalam dunia kimia yang umum dan 
hanya itulah yang kauperlukan. Satu-satunya yang 
istimewa seputar atom-atom yang membentukmu 
yaitu  mereka membentukmu. 
Tanpa atom tidak akan ada air atau batuan, tidak ada 
bintang dan planet, tidak  ada awan-awan gas di 
kejauhan atau nebula yang  berputar. Tahun 1964, dua peneliti  Amerika, Arno Penzias dan Robert 
Wilson, mencoba membuat sebuah antena komunikasi besar milik  Bell Laboratories di New Jersey, Amerika Serikat. Namun  mereka kerepotan sebab  harus berhadapan dengan  derau atau kebisingan yang terus-menerus di latar  belakang sebuah desis mantap yang membuat karya 
ujicoba tal mereka mustahil. Derau itu berasal dari 
setiap titik di angkasa, siang dan malam, pada setiap 
musim. Membersihkan sampai sebersih-bersihnya!
Selama setahun ilmuwan  muda itu mengerjakan segala yang  dapat dikerjakan untuk melacak dan menghilangkan derau itu.  menguji  setiap sistem listrik.  membangun kembali peralatan , memeriksa rangkaian , kabel , colokan .  naik ke atas piringan dan memasang -pita isolasi di atas setiap sambungan dan keling.  para peneliti  di Princeton University  meneliti sebuah ide   yang sudah  dipikirkan .bertahun-tahun sebelumnya  oleh ahli astrofisika George  Gamow: bahwa jika kita    memandang   ke ruang angkasa, kita   harus menemukan sebagian radiasi latar belakang kosmis yang tersisa dari peristiwa Dentuman Besar. Gamow percaya bahwa saat  memintas kosmos yang begitu  luas, radiasi itu akan sampai ke bumi dalam bentuk gelombang-gelombang mikro. Ia   mengatakan bahwa antena Bell mungkin sudah  menangkap gelombang-gelombang ini.
Sebuah cahaya purba Derau yang didengar Penzias dan Wilson, tentu saja, yaitu  derau yang sudah  diduga oleh  Gamow. Mereka sudah  menemukan tepi jagat raya, atau setidaknya bagian yang dapat dideteksi,  yang berjarak 150 miliar triliun kilometer. Mereka “melihat ” foton-foton pertama cahaya 
paling purba di jagat raya dalam wujud gelombang-gelombang mikro, sama seperti yang sudah  
diramalkan oleh Gamow. gangguan dari radiasi latar belakang kosmis yaitu  sesuatu yang dialami oleh kita 
semua. Setel pesawat televisimu ke saluran mana 
pun yang tidak menerima sinyal, maka akan 
tampak sekitar  1 persen gangguan  statis yang disebabkan  oleh sisa purba  Dentuman Besar. 
sebetulnya lah,  jika lain kali kita   mengeluh tidak 
menemukan apa pun di televisi,  melihat   ke dalam jagat raya  seperti memandang ke atas dari lobi Empire  State Building di New  York.saat  Wilson dan  Penzias mengumumkan 
temuan mereka,  galaksi paling jauh  yang sudah  terdeteksi  setara dengan jarak  pandang ke lantai ke-
40. sedang  benda benda paling jauh kuasar bisa dianggap  tampak di sekitar  lantai  ke-80. Sekarang, jagat raya  yang tampak berada tidak jauh dari langit langit lantai paling atas  gedung yang sama. 
kita   tidak pernah dapat  sampai ke tepi jagat raya. Itu sebab  tidak hanya akan  terlalu lama untuk sampai ke sana, namun     seandainya kita   meneruskan perjalanan dalam lintasan garis lurus, kita   tidak akan pernah sampai ke batas  paling luar. Sebaliknya, perjalanan itu akan membawamu ke tempat kita   memulainya. Ini sebab  jagat raya melengkung dengan cara yang sungguh tidak  dapat kita  bayangkan. kita  tidak terapung-apung dalam sebuah gelembung besar yang terus  memuai. Sebagai ganti, ruang angkasa melengkung dengan cara yang memungkinkannya tidak  memiliki  tepi atau batas yang sebetulnya , namun  bersamaan dengan itu memungkinkannya  memiliki batas.
Manusia dari bumi yang rata Contoh yang sering dipakai  untuk menerangkan cara ruang angkasa melengkung yaitu   mencoba membayangkan seseorang dari suatu jagat raya yang memiliki permukaan rata,  yang tidak pernah melihat bola, datang ke bumi. Tidak peduli berapa jauh mereka menjelajahi  permukaan planet, mereka tidak akan pernah menemukan sebuah tepi. Mereka mungkin akhirnya  kembali ke titik tempat mereka mulai, dan akan    bingung saat  menerangkan bagaimana itu  dapat terjadi., di ruang angkasa kita  dalam posisi sama seperti manusia bumi rata yang kebingungan, 
kita  cuma dibingungkan dengan pertanyaan selanjutnya di mana kita  dalam semua ini? Sama 
seperti tidak ada tempat yang memungkinkan kita   menemukan tepi jagat raya, begitu pula tidak 
ada tempat yang memungkinkan kita   berdiri dan mengatakan: “Di sinilah semua ini dimulaiDi sinilah pusat segalanya.” Ada baiknya  kita  berpikir bahwa kita  berada di pusat  segalanya, dan tidak mustahil memang  demikian. Namun peneliti  tidak dapat 
membuktikannya secara matematis. Ini tidak terlalu mengherankan. Lagi pula,  jagat raya yaitu  sebuah tempat yang .besar sekali. Bagi kita , tepi jagat raya cuma  sejauh jarak yang berhasil ditempuh oleh 
cahaya dalam miliaran tahun sejak jagat 
raya terbentuk. Namun menurut kebanyakan 
teori, jagat raya masih terus membesar.  Bukan tidak mungkin angka tahun cahaya  sampai ke tepi jagat raya yang lebih besar dan tidak kelihatan ini akan ditulis tidak hanya dengan sepuluh atau seratus nol, 
namun  dengan jutaan nol. Jika kita   berjalan tanpa berhenti selama  setahun, dengan kecepatan lima kilometer  per jam,   menempuh jarak 42.300 
kilometer atau kira-kira sekali mengelilingi  bumi Cahaya bergerak dengan kecepatan  1079.252.848,5 kilometer per jam, maka  dalam waktu yang sama cahaya akan  menempuh lebih dari sembilan triliun kilometer  atau 220 juta kali mengelilingi bumi.
Sekarang mari naik ke pesawat  ruang angkasa dan menyelidiki  sendiri ukuran jagat raya ini. Untuk menghibur diri, mari kita   membayangkan kita  akan melakukan  perjalanan dengan wahana roket. kita  
tidak akan pergi terlalu jauh, cuma sampai 
ke tepi sistem tata surya kita . Namun,  kita  perlu memperoleh  kepastian tentang  berapa besar yang dinamakan  ruang angkasa  dan cuma sebuah bagian kecil yang kita   tempati. kita  akan perlu meningkatkan kecepatan   pada kecepatan cahaya, perlu tujuh jam untuk  sampai planet kerdil Pluto. Namun tentu saja kita  mustahil  menempuh perjalanan dengan kecepatan seperti itu. 
kita  harus berjalan dengan kecepatan sebuah wahana  angkasa, dan ini agak lebih membosankan. Kecepatan  terbaik yang pernah dicapai oleh benda buatan manusia  yaitu  kecepatan wahana angkasa Voyager 1 dan 2, yang  sekarang terbang menjauhi kita  pada kecepatan sekitar  56.000 kilometer per jam. Ruang angkasa ya sungguh ruang yang 
kosong! Sekarang, hal pertama yang mungkin kausadari yaitu   bahwa ruang angkasa sesuai sekali dengan nama yang diberikan sehingga tidak banyak yang  kaulihat saat  kita   memandang ke luar jendela.
Tersesat di ruang angkasa Sistem tata surya kita  mungkin sesuatu yang paling semarak sampai jarak triliun kilometer, namun   semua benda yang tampak di dalamnya matahari, planet-planet dan  bulan-bulan mereka,  miliaran batuan yang terserak di sabuk asteroid, komet-komet dan bongkahan-bongkahan kecil  yang terapung seperti debu hanya mengisi kurang dari sepertriliun ruang yang tersedia.
Dan begitu seterusnya... saat  kita  sampai ke Pluto, kita  sudah  pergi begitu jauh sehingga matahari sudah  menyusut  menjadi seukuran kepala jarum pentul saja. Ia cuma lebih terang sedikit dibandingkan  sebuah bintang  yang terang. Dan   melihat bahwa saat  kita  meluncur di atas Pluto kita  belum boleh 
berhenti. Periksa rencana perjalananmu dan   melihat bahwa tujuanmu yaitu  tepi  sistem tata surya, namun  kita   masih jauh dari sana. Pluto barangkali benda terakhir yang ditandai  di peta ruang kelasmu, namun  sistem tata surya tidak berakhir di sana.   sebetulnya  masih  jauh dari situ. kita  belum sampai ke tepi sistem tata surya  sampai kita  melewati awan Oort, sebuah .kelompok komet luar biasa besar yang  terapung-apung di angkasa, dan kita  tidak  akan mencapai awan Oort maaf terpaksa 
mengatakannya sampai sepuluh ribu tahun  lagi. Maka, yang kutakutkan, kabar buruknya .yaitu  kita  tidak akan sempat makan malam di  rumah.Sekarang, ini mungkin gambar paling  menjemukan, namun  ini foto nyata  bumi yang diambil oleh Voyager 1 dari 
jarak lebih dari satu setengah miliar  kilometer.
  seandainya  kita   menam  
beberapa  kertas berlipat lipat pada bukumu atau 
memakai  gulungan  kertas poster    
panjang, kita   masih  sulit membuat gambar 
yang sesuai skala..Perhentian  berikutnya Jupiter 
memerlukan kertas  300 meter (jauh dari  panjang halaman  buku ini). Jauh dari "menandai tepi 
sistem tata surya", seperti  yang disiratkan dalam peta 
di kelas, jarak ke Pluto tidak sampai seperlima ribu jarak ke disana.

Dengan teleskop radio  mereka, ilmuwan  dapat menangkap gumpalan  radiasi begitu lemah sehingga jumlah total  energi yang terkumpul dari  luar sistem tata surya oleh  instrumen itu “lebih kecil 
dibandingkan  energi sebuah  serpihan salju yang jatuh ke tanah.”kita  sudah  terkecoh oleh 
penggambaran para seniman  seperti ini, lalu membayangkan  Pluto sebagai sebuah citra 
bundar yang jelas. sebetulnya ,  tepinya tidak jelas dan kabur, dan  bulannya hanya sesuatu    
kecil yang menambah kekaburan. ilmuwan  saat ini mampu  mengerjakan banyak hal yang 
menakjubkan. Seandainya  seseorang menyalakan 
pemantik di bulan,  mereka mampu  menangkap nyala 
itu dari bumi.  Dari kelap-kelip  dan goyangan 
paling kecil  bintang  yang jauh,  mereka   menyebutkan  ukuran dan sifat  planet yang begitu 
jauh dari pandangan  kita  begitu jauh,  sebetulnya , sehingga  akan memerlukan  setengah juta tahun dengan  wahana angkasa untuk sampai ke 
sana.  , tidak terlalu banyak hal-hal di jagat raya
yang tidak dapat ditemukan oleh ilmuwan saat  mereka  memikirkannya. Itu sebabnya betapa luar biasa saat  sampai  1978, tidak seorang pun mengetahui bahwa Pluto memiliki   sebuah bulan.
Dalam musim panas tahun itu, seorang astronom 
muda bernama James Christy, yang bekerja  di Lowell Observatory di Arizona, Amerika  Serikat, sedang melakukan penelitian rutin atas citra-citra fotografi Pluto  saat  ia melihat ada sesuatu  yang kabur di sana, barangkali  sebuah bulan. Dan itu bukan 
bulan biasa. Dibandingkan  dengan planet, ia bulan 
paling besar dalam sistem .tata surya. sebab  ruang 
yang ditempati bulan dan .ruang yang ditempati Pluto 
sebelumnya sudah  dikira satu  dan sama, ini berarti Pluto  harus jauh lebih kecil dibandingkan  
dugaan semula   lebih  kecil dibandingkan  Merkurius. Memang,  tujuh bulan lain dalam sistem tata  surya kita , termasuk bulan kita  sendiri, 
lebih besar dibandingkan  Pluto. Lalu mengapa perlu waktu begitu lama untuk  menemukan sebuah bulan dalam sistem tata surya kita ? 
Jawabnya yaitu  bahwa ilmuwan cenderung 
mengarahkan instrumen mereka ke benda yang tampak  Orbit yang miring Pasti benar bahwa Pluto tidak  berkiprah seperti planet  yang lain. Selain kecil .dan tidak jelas, geraknya pun  begitu berubah-ubah sehingga .orang tidak dapat memastikan  di mana ia akan berada dalam 
satu abad. Sementara planet  lain mengorbit pada  bidang yang kurang-lebih  sama, orbit Pluto memiliki  bidang lintasan miring 17  derajat, seperti miringnya  kelepak sebuah topi di kepala  seseorang. aturan  baru  untuk planet  Sebuah planet harus 
mengorbit matahari secara  independen; ia harus memiliki massa yang  cukup sehingga gravitasi 
menariknya membentuk  sesuatu yang kira-kira 
seperti bola; ia harus dominan dalam  orbitnya; dengan kata lain,  massanya harus jauh lebih 
besar dibandingkan  semua benda  lain yang bersilangan dengan  orbitnya. luar biasa kecil di langit, kebanyakan mencari kuasar dan lubang hitam dan  galaksi-galaksi yang  jauh sekali.yaitu  Astronom Amerika Clyde Tombaugh yang pertama kali menemukan Pluto dalam tahun  1930. Itu sebuah temuan yang ajaib sebab  Tombaugh langsung dapat melihat bahwa planet  baru itu     kecil.   hari ini, belum ada yang memastikan besarnya, terbuat  dari apa, atmosfer macam apa yang dimilikinya, atau   benda apa ia  sebetulnya .
Banyak astronom meragukan apakah Pluto sungguh sebuah planet atau hanya  benda paling besar yang ada  di area  puing galaktis dinamakan  sabuk Kuiper. (Sabuk Kuiper yaitu  bagian sistem tata surya tempat .asal komet-komet jangka pendek yang datang melewati kita  secara cukup 
teratur seperti yang paling terkenal, komet Halley.)
Dikeluarkan dari kelompok planet.Akhirnya, pada 2006, Pluto diputuskan harus keluar dari kelompok Planet. Ia  gagal memperoleh  sebutan “planet” sebab  beberapa alasan. berdasar  aturan  baru, Pluto digolongkan sebagai “planet kerdil.” Bagaimanapun, 
sebab  sudah  dianggap sebagai sebuah planet selama lebih dari 75 tahun, dan dengan sebuah misi NASA yang sedang dalam perjalanan ke  sana dan direncanakan tiba di sekitar  sana pada Juli 2015, Pluto tidak akan  dilupakan. Maka kini sistem tata surya kita  hanya memiliki 8 buah  planet, 4 planet dalam yang berwujud batuan dan 4 planet luar besar 
yang seperti gas. Bagaimanapun, ini masih bisa berubah lagi. ilmuwan saat ini sudah  menemukan lebih dari  600 Plutino, demikian sebuatan mereka, lagi. Satu di antaranya, Varuna, hampir sama besar 
dengan bulan Pluto. Sekarang mereka menduga benda seperti ini berjumlah miliaran. Yang 
merepotkan yaitu  banyak di antara mereka    gelap dan berjarak lebih dari 6 miliar kilometer.
Sayangnya, tidak ada peluang bagi kita  untuk bisa 
menempuh perjalanan ke seluruh sistem tata surya. 
Perjalanan 386.000 kilometer ke bulan masih 
terbilang proyek raksasa.   dengan teleskop 
Hubble, kita  tidak dapat melihat ke dalam awan 
Oort yang terletak entah di mana di luar Pluto dan 
meluas sampai ke kosmos. berdasar  yang kita  ketahui saat ini, belum ada kemungkinan sama 
sekali bagi manusia untuk berkunjung ke tepi sistem tata surya kita .  Namun seandainya kita  berhasil, matahari kita  sendiri akan menjadi  sebuah kelap-kelip    kecil di kejauhan, yang kalah jauh dari 
bintang paling terang di langit. Maka sekarang kita   dapat mulai memahami bagaimana benda 
yang menonjol  dalam sistem tata surya kita  bulan Pluto, contoh  .sudah  luput dari perhatian. Sampai ekspedisi Voyager, Neptunus .diduga memiliki dua buah bulan; Voyager menemukan enam buah 
lagi! sekitar  30 tahun yang lalu, sistem tata surya diduga memiliki 30  buah bulan. Total saat ini paling sedikit 90, sekitar  sepertiganya sudah   ditemukan dalam sepuluh tahun terakhir. Perjalanan ruang angkasa tetap berbahaya dan mahal.  Sebuah misi berawak ke Mars diam-diam dibatalkan 
saat  seseorang memperhitungkan bahwa biayanya 
akan mencapai 450 miliar dolar dan barangkali berakhir  dengan kematian seluruh awak (tubuh mereka akan  tercabik-cabik oleh partikel  energi tinggi). Mencapai Proxima Centauri 
memakai  wahana angkasa  akan memerlukan setidaknya  25.000 tahun, dan    seandainya kita   sudah   melakukan perjalanan itu  kita   masih belum akan ke  mana-mana kecuali di sebuah 
ruang    senyap di antara  bintang-bintang, tanpa apa pun di sekitar mu sejauh mata  memandang.
Begitu banyak hal yang tidak banyak Tidak ada kekosongan di ruang antarbintang.  Dan begitu banyak hal yang tidak banyak ini sampai kita   
tiba di sesuatu yang berikutnya. Tetangga kita  yang paling  dekat dalam kosmos, Proxima Centauri, berada seratus juta kali perjalanan kita  ke bulan, maka begitu pula seandainya  kita   terus mencoba menjelajah bintang di  seluruh kosmos. Padahal untuk sampai ke pusat galaksi kita  
sendiri, itu akan jauh lebih lama dibandingkan  usia kita  sebagai manusia. Segalanya tidak mustahil
Ruang angkasa, kuulangi, luar biasa besar. Jarak rata-rata  antarbintang di luar sana yaitu  lebih dari 30 juta juta kilometer. Tentu saja, tidak mustahil ada makhluk asing yang sudah  menempuh perjalanan bermiliar .kilometer untuk menghibur diri dengan menanami sebidang lahan dengan pola lingkaran  di pedalaman Inggris, atau mengejutkan seseorang pada siang bolong di sebuah truk  di suatu jalan sepi di Arizona, namun  itu sungguh tidak mungkin. Secara statistik, peluang ada  makhluk lain yang mampu berpikir di luar sana memang bagus. Tidak ada yang tahu berapa banyak  bintang dalam Bima Sakti barangkali 100 sampai 400 miliar dan Bima Sakti hanya satu di antara  sekurangnya 140 miliar galaksi lain, banyak di antaranya lebih besar lagi dibandingkan  galaksi kita . Singgah dalam perjalanan
Pada 1960-an, seorang guru besar Amerika, Frank Drake,  meneliti peluang keberadaan kehidupan yang lebih maju di jagat raya. Menurut orang  seperti Frank Drake,  kita  mungkin hanya satu di antara berjuta-juta peradaban  maju. Sayangnya, jagat raya begitu luas, dengan jarak  rata-rata antara dua peradaban ini sekurangnya 200  tahun cahaya, sesuatu yang berdampak jauh lebih besar 
dibandingkan  kedengarannya. Artinya,   seandainya makhluk itu  tahu  keberadaan kita  dan entah bagaimana berhasil melihat  kita  pada layar-layar mereka, mereka melihat  cahaya 
yang meninggalkan bumi 200 tahun silam. Maka mereka  tidak sedang melihatmu atau aku. Mereka melihat   orang  yang masih mengenakan kaus kaki sutra  dan wig yang ditaburi tepung orang  yang belum  tahu tentang atom, tentang gen, dan baru membuat  listrik dengan menggosok sebuah tongkat amber dengan  segumpal bulu dan mengira itu sebuah trik yang     dahsyat. saat  langit cerah dan bulan tidak terlalu terang, sosok pendiam namun  ceria ini memasang  sebuah teleskop besar di teras belakang rumahnya di Blue Mountains Australia, sekitar  80  kilometer sebelah barat Sydney, dan melakukan sesuatu yang    tidak lazim. Di antara 
kegelapan di sana, ia memandang ke masa silam dan menemukan bintang yang sedang 
sekarat, menjelang ajal. Galaksi-galaksi melalui celah surat Bob Evans tidak memiliki  observatorium yang canggih di halaman belakangnya, gedung 
dengan atap yang bisa dibuka dengan kursi yang bisa digerakkan secara mekanik. Yang ia  miliki cuma sebuah gudang penuh barang dekat dapur tempatnya menyimpan buku-buku  dan  teleskopnya, sebuah silinder berwarna putih dengn ukuran dan  bentuk seperti tangki penampung air rumah tangga. Di antara atap serambi dan  puncak pohon  eucalyptus, pandangannya ke arah langit terbatas sekali, 
namun  menurutnya itu sudah lebih dari cukup untuk tujuan kegiatannya.  Hanya 6.000 bintang bisa tampak dengan mata telanjang dari bumi,  dan hanya sekitar  2.000 bintang dapat terlihat dari satu titik 
penelitian  mana pun. Namun dengan teleskop 16 incinya,  Bob Evans dapat melihat  seluruh galaksi. Secara keseluruhan, ia berhasil melihat antara 50.000 sampai  100.000 galaksi masing-masing berisi miliaran  bintang.bayangkan sebuah ruang makan diisi dengan  2000 buah meja. Masing-masing ditutup dengan sebuah taplak hitam  dan di atasnya ditaburi segenggam garam. Butir-butir  yang terserak itu bisa dipandang sebagai sebuah galaksi.  Sekarang tampak  satu butir garam ke salah satu  meja. Dalam sekilas Bob Evan akan menemukan  keanehan itu. Ia akan menemukan butiran yang baru itu supernova-nya!
Memandang ke masa silam yaitu  sesuatu yang 
mudah.   penampilan bintang itu bukan 
penampilan mereka yang sekarang, melainkan 
saat  cahaya bintang itu meninggalkan 
mereka. Setiap bintang terang yang dapat kita  lihat 
mungkin sudah  terbakar habis sejak lama namun masih  lama sekali sebelum kabar itu sampai kepada kita . Selalu  ada bintang yang mati. Bob Evans mencoba melihat   saat-saat terakhir itu . Pada 1980, sebelum ia mulai  melakukan penelitian , supernova yang sudah  ditemukan masih  kurang dari 60. Pada 2003 Evans sudah  menemukan 36 buah lagi.
Fritz Zwicky astonom superstar Istilah “supernova” diperkenalkan pada 1930-an oleh seorang peneliti  bernama Fritz  Zwicky. Zwicky tertarik pada titik-titik cahaya yang tidak ia kenali dan hanya sesekali muncul  di langit, seolah-olah mereka yaitu  bintang baru. Terpikir olehnya bahwa seandainya sebuah bintang runtuh, atom-atom yang membentuk intinya akan tertarik ke dalam dan elektron nya  dipaksa menyatu dengan nukleus membentuk neutron. Sebutan untuk bintang itu  menjadi bintang neutron. Bintang tetangga kita  yang paling dekat yaitu  Alpha Centauri, sebuah bintang yang terletak 4,3 tahun  cahaya dari sini. Seandainya bintang itu meledak,  apakah kita  masih memerlukan 4,3 tahun untuk  melihat  ledakan itu menyebar ke langit di 
sekitar nya, dan antara lain menghujani bumi seperti 
puing-puing yang ditumpahkan dari tong raksasa? 
Apakah kita  akan memerlukan empat tahun lebih 
untuk melihat  kiamat yang menghampiri kita , 
tahu bahwa saat  akhirnya tiba, material itu  
akan menembus kulit kita  sampai ke tulang?
Jawabnya yaitu  Tidak!Kabar tentang kejadian seperti itu akan menjalar dengan kecepatan cahaya maka begitu pula  kehancuran yang ditimbulkannya, yang berarti kita  akan melihat nya dan tewas pada saat yang bersamaan.Namun jangan khawatir itu tidak 
akan terjadi.Perlu sebuah bintang berukuran sepuluh hingga dua puluh kali lebih besar dibandingkan  matahari kita  untuk menciptakan  sebuah supernova, dan bintang seukuran itu yang mungkin paling dekat yaitu  Betelgeuse, yang letaknya terlalu jauh. Jadi santai saja! Supernova    jarang. Dalam  sebuah galaksi biasa yang terdiri  atas 100 miliar bintang, sebuah  supernova akan terjadi rata-rata  satu kali dalam setiap 200 atau 300 tahun. Bayangkan saat   sejuta benda mirip peluru meriam  diremas menjadi  seukuran  kelereng  ternyata,    ini masih  terlalu jauh.  Inti sebuah bintang  neutron  begitu padat  sehingga  2 sendok  makan bahan  dari situ akan  memiliki berat lebih dari 500 miliar  kilogram. Satu sendok  makan! Namun lebih dari  itu. Zwicky sadar bahwa sesudah   runtuh, bintang seperti itu akan  memiliki energi sisa    dahsyat yang  cukup untuk menciptakan  dentuman paling  besar di jagat raya. Ia menyebut ledakan ini “supernova". Pada awal 1700-an, banyak orang tertular  hasrat kuat untuk memahami bumi. Pada masa  ini, dua peneliti  besar hampir menemukan 
jawaban-jawaban atas beberapa pertanyaan 
penting. Halley tidak menemukan  komet yang menyandang  namanya. Ia hanya diakui  sebagai orang yang pernah  melihat komet itu pada  1682, komet sama yang  sudah  dilihat oleh orang lain 
pada 1456, 1531, dan 1067. Edmond Halley, astronom Inggris, kapten kapal, kartografer, guru besar  geometri di University of Oxford, wakil pengawas  percetakan uang kerajaan, astronom kerajaan,  penemu alat selam laut dalam. Ia menulis tentang kemagnetan, pasang-surut, dan gerak planet-planet. menemukan peta cuaca dan tabel usia harapan  hidup,  cara menghitung usia bumi dan  jaraknya dari matahari,   menemukan suatu 
cara untuk membuat ikan tetap segar.
Pada 1683, Halley dan Sir Christopher Wren, seorang 
arsitek, sedang santap malam bersama teman-teman 
saat  perbincangan beralih ke cara planet-planet 
dan benda angkasa lain bergerak di angkasa. 
Waktu itu orang sudah tahu bahwa planet-planet 
biasa mengorbit dalam lintasan lonjong yang dikenal 
sebagai elips, namun  orang belum mengetahui
pemicunya . Wren dengan royal menawarkan hadiah 40  shilling (setara dengan upah beberapa minggu) kepada  siapa pun di antara teman-temannya yang berhasil  memberikan jawaban. Halley begitu ingin memenangkan hadiah ini, maka  ia pergi ke Cambridge University dan menemui guru besar matematika di sana, Isaac Newton,  dengan harapan memperoleh  bantuannya. Sir Isaac  langsung menjawab bahwa ia mengetahui jawabnya. 
Namun Halley belum dapat meminta hadiah uang itu. 
Perlu 13  tahun lagi sebelum Newton sungguh 
menciptakan  temuan nya dalam tiga volume 
Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, yang 
dikenal sebagai Principia..Oddkin bodkin! ,Isaac Newton  memiliki kecerdasan jauh di atas rata-rata, namun  penyendiri, pemurung, mudah tersinggung,    paranoia,  berperilaku yang paling aneh. Ia membangun  laboratoriumnya sendiri tempat ia sibuk dengan ujicoba nya yang paling aneh. Pada suatu 
kali ia menyisipkan sebuah bodkin jarum panjang yang  biasa dipakai untuk menjahit kulit ke dalam kelopak  matanya dan menggosoknya memutar hanya untuk  melihat apa yang akan terjadi. Ajaibnya, tidak terjadi apa  pun sekurangnya tidak berakibat lama.Jatuh ke tempat masing-masing, teori Newton pada  dasarnya ada  tiga hukum tentang gerak:
1. Sebuah benda bergerak ke arah benda 
itu didorong;
2. Benda itu akan terus bergerak dalam  garis lurus pada kecepatan tetap sampai ada gaya lain bekerja untuk mengubah kecepatan atau arahnya;
3. Setiap aksi mengalami reaksi yang sama besar namun  berlawanan arah tidak dapat diakses yang pernah ditulis", Principia menjadi pedoman bagi semua yang mampu  mengikutinya. Buku ini antara lain menerangkan orbit planet, komet dan sejenis nya, dan   gravitasi gaya tarik-menarik yang menjadi penyebab gerak benda itu. Beberapa perkalian 
pendek, pembagian sederhana, dan... abrakadabra, kita   mengetahui harga gravitasimu ke mana pun kita   pergi.Rumus Newton yaitu  hukum alam universal pertama yang nyata. Tiba-tiba setiap gerak di jagat 
raya memiliki  makna perubahan  pada pasang-surut laut, gerak planet  mengapa peluru meriam membuat lintasan melengkung sebelum jatuh kembali ke bumi, dan  mengapa kita  tidak terlontar ke angkasa saat  planet ini berputar dengan kecepatan 160  kilometer per jam. Akhirnya, Newton memperkenalkan yang  dinamakan nya hukum gravitasi universal. Ini  menyatakan bahwa setiap benda di jagat  raya saling tarik dengan yang lain. Mungkin  tidak terasa, padahal sementara kita    duduk di sini kita   menarik segala sesuatu  di sekitar mu dinding, langit-langit,  lampu, kucingmu ke arahmu dengan  medan gravitasimu sendiri yang     kecil. Dan semua benda tadi juga 
menarikmu. Selama setengah abad, para ahli geograi sudah memakai  matematika dan sebuah teknik yang bisa mematahkan punggung sebab  
memakai  rantai-rantai yang panjang untuk mengukur jarak antara  dua titik, yang dengan sebuah titik lain membentuk triangulasi. Triangulasi yaitu  metode yang dipakai   oleh astronom Yunani  Hipparchus dari Nicaea, pada tahun 150  sebelum masehi, untuk 
menghitung jarak bulan .dari bumi. sudut Cara kerjanya Triangulasi didasarkan pada fakta geometri bahwa jika  kita   mengetahui panjang salah satu sisi sebuah segitiga  dan besar sudut pada kedua sudutnya, kita   dapat  menghitung semua dimensi yang lain tanpa meninggalkan  kursimu. Sebagai contoh, kita   dan aku berniat  mengetahui berapa jarak dari sini ke bulan. Yang pertama  harus kita  kerjakan yaitu  berdiri di dua tempat yang saling 
berjauhan. contohnya  kita   berada di Paris sedang  aku  pergi ke Moskow, lalu  kita  memandang ke bulan pada  saat yang bersamaan. Sekarang, contohnya  kita   menarik garis lurus yang menghubungkan kita   dengan aku dan  bulan,   membentuk sebuah segitiga. Ukur panjang dasar segitiga antara kita   dan aku, lalu  sudut-sudut pada kedua sudut kita .sebab  jumlah sudut dalam sebuah segitiga selalu 180 derajat, jika kita   mengetahui jumlah  dua buah sudut, kita   dapat langsung menghitung sudut ketiga; dan mengetahui bentuk  sebuah segitiga dan  panjang salah satu sisinya akan memberitahumu panjang sisi-sisi yang 
lain. Rantai baja Untuk mengukur jarak horizontal, rantai atau pita harus ditarik kencang-kencang sebab  
suhu  panas atau dingin yang ekstrem akan membuat mereka memuai atau menyusut. 
Penting pula bahwa alat ukur ini dipasang dalam posisi rata. Dari London ke York Salah satu usaha  pertama untuk memakai  triangulasi untuk mengukur jarak-jarak di bumi dilakukan oleh matematikawan muda Inggris bernama  Richard Norwood. Norwood    mencintai  trigonometri dan sebab nya juga sudut-sudut.  Ia memutuskan memakai  triangulasi untuk  mengukur panjang satu derajat pada meridian atau  garis bujur bumi, dan maka  menghitung 
jarak keliling planet ini. Pada 1633, dimulai dari Menara London, ia  menghabiskan dua tahun untuk menempuh jarak  208 mil (335 kilometer) ke arah  utara menuju York. 
Ia berulang-ulang merentangkan rantainya dan 
mengukur jarak dua buah patok dalam perjalanan 
ke sana, sambil mewaspadai perbedaan ketinggian 
dan mengakali benda yang menghalanginya. 
Langkah terakhir yaitu  mengukur sudut matahari 
saat  dan hari yang sama dalam setahun  seperti yang sudah  dilakukannya di  London pada awal pengukuran.  Ini pekerjaan yang ambisius,  namun  ternyata hasil  pengukuran Norwood  berselisih kurang dari 600  yard dibanding hasil  pengukuran modern. Meridian yaitu  garis yang ditarik dari utara 
ke selatan antara kutub utara dan kutub  selatan dan dipakai  oleh ilmuwan  untuk melakukan pengukuran-pengukuran.  Garis meridian yang melewati Greenwich, Inggris, dinyatakan sebagai Bujur Nol (0º).  Setiap tempat di bumi diukur berdasar   besar sudut ke timur atau ke barat dari garis ini. Salah satu ramalan dalam Principia  Newton hampir langsung menjadi 
kontroversial. yaitu  dugaan bahwa  bumi tidak betul-betul bulat. Lebih besar di bagian tengah
Menurut teori Newton, gaya sentrifugal perputaran 
bumi akan menciptakan  perataan sedikit pada 
kutub-kutub dan penggemukan di khatulistiwa, 
yang akan membuat planet ini agak pepat.
Itu berarti panjang satu derajat meridian di 
khatulistiwa menjadi lebih panjang. Ini bukan kabar 
yang bagus bagi orang  yang mengukur 
planet berdasar  pengandaian bahwa bumi 
sebuah bola yang sempurna.Berapa cepat kita   berputar bergantung pada tempat kita    berada. Laju putaran bumi bervariasi antara 1.700 kilometer per .jam di khatulistiwa, hingga nol di kutub. Di London, contoh ,  kecepatan ini 1.046 kilometer per jam.
Data dari satelit yang diambil selama sepuluh tahun 
terakhir menandakan  bahwa penggemukan lingkaran 
bumi di khatulistiwa bertambah. Ini terkait dengan 
perubahan  pada medan gravitasi bumi.
peneliti  percaya bahwa lautan mungkin berperan 
di balik fenomena ini. saat  iklim berubah, cukup 
banyak es di kutub yang meleleh dan mengisi lautan 
dengan air yang lebih dingin. Ini terjadi khususnya di 
lautan-lautan seperti Antartika, Pasifik, dan Samudra 
Hindia. Hasilnya yaitu  bumi mulai lebih mirip sebuah 
bola rugbi dibandingkan  bola sepak (soccer). Walaupun  perubahan itu  sudah  berlangsung selama puluhan  ribu tahun, baru sekarang perubahan  ini  dapat dilihat , memakai  satelit  NASA  yang canggih. Citra benjolan bumi inilah yang 
diharapkan oleh peneliti  di Lembaga  Antariksa Eropa akan tampak  sesudah  satelit peneliti baru mereka 
diluncurkan. Kembali ke awal 1700-an, teori benjolan 
Newton akan berpengaruh terhadap  orang yang memercayainya dan  yang  tidak memercayainya yang terpaksa  meninjau kembali semua proyek 
pengukuran mereka di planet ini. Salah satu perjalanan ilmiah yang paling  tidak menyenangkan dan paling tidak  bersahabat sepanjang waktu yaitu  
ekspedisi Prancis ke Peru dalam tahun  1735. Ekspedisi itu dipimpin oleh  seorang matematikawan bernama Pierre  Bouguer dan seorang tentara penjelajah  bernama Charles Marie de la Condamine, 
dan melibatkan sekelompok peneliti  dan  petualang dengan misi mengukur jarak  melalui Andes.
Keliling itu penting Sasaran kelompok Prancis ini yaitu  membantu  menjawab pertanyaan tentang keliling planet .kita . Mereka bermaksud mengukur di sepanjang  garis yang merentang dari Yarouqui, dekat 
Quito, sampai lewat sedikit dari Cuenca di  tempat yang sekarang yaitu  Ekuador sebuah  jarak sekitar  300 kilometer melalui medan  pegunungan. Ini akan memberi mereka semua .yang ingin mereka ketahui.
Dengan segera ekspedisi ini menjadi kacau. 
Masih di Quito, tamu-tamu ini entah  bagaimana membuat penduduk setempat .berang dan mengusir mereka dari kota meski .hanya memakai  batu. Tidak lama sesudah   itu, dokter ekspedisi dibunuh sebab  salah  pengertian terkait perempuan. Ahli botani 
menjadi gila. Yang lain meninggal sebab   demam atau kecelakaan. Anggota paling senior  ketiga meninggalkan rombongan bersama  seorang gadis dan tidak berhasil dibujuk  untuk kembali. Pada suatu waktu, ekspedisi  itu harus berhenti bekerja selama delapan  bulan sebab  La Condamine pergi ke Lima 
untuk menyelesaikan masalah terkait perizinan 
mereka. Akhirnya, ia dan Bouguer tidak saling 
bicara dan tidak ingin bekerja sama lagi. Ke mana pun rombongan yang sudah menyusut  itu pergi, mereka disambut dengan kecurigaan  mendalam dari warga setempat yang merasa  sulit percaya ada kelompok peneliti  Prancis  bersedia menempuh perjalanan setengah  keliling dunia hanya untuk mengukurnya. Itu 
tidak masuk akal sama sekali..Jauh tinggi di pegunungan Andes 2 setengah abad lalu , pertanyaan itu  masih terkesan wajar kalau diajukan. Mengapa  orang  Prancis itu tidak melakukan pengukuran di Prancis saja sehingga tidak usah repot-repot ke Pegunungan Andes?sebetulnya , mereka memilih Andes sebab  mereka perlu mengukur dekat khatulistiwa sekaligus memeriksa kebenaran teori Newton  bahwa memang ada benjolan di planet ini. 
Selain itu, mereka juga beralasan bahwa  pegunungan akan memberi mereka jarak saling pandang yang bagus. fakta  Andes hampir selalu berselimut kabut sehingga tim sering harus menunggu berminggu minggu sampai ada satu jam saja cuaca cerah 
untuk penelitian  geodesi. Di atas semua itu, selain harus mendaki gunung-gunung paling sulit di dunia yang   membuat keledai menyerah untuk mendekatinya saja, mereka harus mengarungi sungai-sungai yang liar, membuat rintisan di hutan-hutan, dan menapaki medan berbatu yang gersang dan berudara 
tipis, yang sebagian besar belum terpetakan dan jauh 
dari sumber perbekalan terdekat.Namun Bouguer dan La Condamine tidak menjadi terkenal kalau tidak tahan uji, maka mereka tetap pada tugas mereka selama sembilan setengah tahun yang terasa .panjang, muram, dan di bawah terpaan terik matahari..Tidak lama sebelum menyelesaikan proyek itu, ada kabar yang sampai ke .mereka bahwa tim Prancis kedua sudah  menemukan bahwa bumi memang tidak .betul-betul bundar, tepat seperti yang dijanjikan Newton. Tim ini melakukan pengukuran di bagian  utara Skandinavia dan menghadapi ketidaknyamanan mereka sendiri, seperti medan berlumpur .dan bahaya bongkahan es. Bumi 43 kilometer lebih gemuk saat  diukur di sekeliling  khatulistiwa dibanding saat  diukur dari atas ke bawah melalui  kutub Bouguer dan La Condamine  sudah  menghabiskan hampir satu 
dasawarsa untuk mengusahakan  hasil yang tidak ingin mereka .temukan, hanya untuk  memperoleh  kabar bahwa  mereka bukan yang pertama  menemukannya. Merasa kecewa,  mereka menyelesaikan survei  mereka. lalu , masih tidak 
saling bicara, mereka kembali ke pantai dan mengambil kapal  yang berbeda untuk pulang
yaitu  Edmond Halley yang mengatakan .bahwa seandainya kita   mengukur lintasan  planet Venus saat melewati permukaan  matahari, kita   dapat memakai  prinsip  triangulasi untuk menghitung jarak dari bumi  ke matahari. Dari sana, kita   juga akan bisa 
mengukur jarak ke semua benda langit lain  dalam sistem tata surya. Dari seluruh dunia.Maka, saat  jadwal transit berikutnya jatuh pada tahun 1761, hampir 20  tahun sesudah  kematian Halley, dunia ilmiah  sudah lebih siap dibandingkan  sebelumnya untuk menghadapi  sebuah peristiwa astronomis. Dengan naluri kerja keras dan  kegigihan yang menjadi ciri zaman itu, para peneliti  pergi  ke lebih dari seratus lokasi di seluruh dunia antara lain ke  Siberia, China, Afrika Selatan, Hindia Belanda, dan area   hutan Wisconsin, Amerika. Prancis mengirim 32 pengamat, nInggris 18 lebih banyak, dan masih ada lagi dari Swedia, Rusia,  Italia, Jerman, Irlandia, dan sebagainya. Perburuan yang bernasib sial Ini merupakan ekspedisi ilmiah internasional pertama dalam  sejarah yang saling bekerja sama dan hampir di semua tempat 
berhadapan dengan masalah. Banyak pengamat terjebak dalam  perang, terkena penyakit, atau mengalami kapal karam. Ada  yang sampai ke tujuan mereka namun  saat  membuka peti  ternyata perlengkapan mereka rusak atau berjamur sebab  
udara tropis. Seorang peneliti  Prancis, Jean 
Chappe, menempuh perjalanan berbulan-bulan 
ke Siberia memakai  kereta kuda, perahu, dan seluncur salju, dan menjaga peralatan  presisi mereka susaha  tidak terantuk sama  sekali, ternyata menemukan penggalan terakhir  perjalanan mereka terhalang oleh banjir besar,  akibat hujan musim semi yang luar biasa deras, .namun  penduduk setempat menyalahkannya 
sebab  mereka melihatnya mengarahkan  instrumen yang aneh ke langit. Sial dua kali Yang lebih sial yaitu  Guillaume Le Gentil,  yang berangkat dari Prancis setahun lebih  cepat dari waktunya untuk melihat  transit  dari India. Yang menyedihkan, berbagai  hambatan membuatnya masih di laut pada hari transit posisi yang seburuk-buruknya,  sebab  pengukuran yang presisi mustahil  dilakukan di kapal yang bergoyang-goyang. Tak kenal menyerah, Le Gentil melanjutkan  perjalanannya ke India untuk menunggu  jadwal transit berikutnya pada 1769. Dengan  8 tahun untuk persiapan, ia mendirikan stasiun penelitian  kelas satunya,  menguji lagi peralatannya sehingga segalanya  berada dalam keadaan yang paling siap. Pada pagi hari menjelang transit yang kedua, 4 Juni  1769, ia bangun pada hari yang cerah; namun begitu Venus mulai lewat, segumpal awan tiba-tiba menutupi matahari dan tetap di sana hampir selama waktu transit yang diperkirakan, yaitu 3 jam, 15 menit, 7 detik.
Joseph Lalande Expedisi transit Venus 1761 mungkin dianggap bencana total. Namun, saat  para peneliti  pulang .dari ekspedisi transit 1769, cukup banyak informasi bagi astronom Prancis Joseph Lalande untuk .menghitung jarak rata-rata dari bumi ke matahari, yaitu 150 juta kilometer lebih sedikit. Dua 
transit berikutnya dalam tahun 1800-an memungkinkan astronom menetapkan angka 149,58 juta .kilometer. Jarak setepatnya yang sekarang kita  ketahui yaitu  149,57 juta kilometer.
Newton pernah mengatakan bahwa jika kita   
menggantungkan sebuah unting-unting dekat sebuah 
gunung, unting-unting itu akan miring sedikit ke 
arah gunung, ditarik baik oleh massa gunung maupun 
massa bumi. Jika selanjutnya kita   mengukur besar 
tarikan itu dan menghitung berat gunung lebih 
tepat, massanya kita   dapat menghitung harga dasar 
gravitasi dan juga berat atau massa bumi.
Pegunungan Maskelyne
Nevil Maskelyne, astronom kerajaan Inggris, 
yaitu  satu di antara banyak orang yang 
menyambut tantangan Newton untuk 
mengukur berat bumi yang sebetulnya . Ia 
tahu ia perlu mencari sebuah gunung dengan 
bentuk yang beraturan, mendekati simetris agar 
dapat menjalankan ujicoba nya. 
Lembaga ilmu pengetahuan Inggris, Royal 
Society, setuju untuk menyediakan dana yang 
cukup besar untuk menjelajah pulau-pulau 
Inggris untuk meninjau apakah gunung seperti 
itu dapat ditemukan dan mereka menunjuk 
astronom dan surveyor Charles Mason. Mason 
menemukan sebuah gunung untuk ujicoba  
defleksi gravitasi. Gunung itu terletak di 
Skotlandia dan bernama Schiehallion.
Mason dan Dixon Charles Mason dan teman sesama 
peneliti nya Jeremiah Dixon sudah  pergi ke Sumatra untuk  melihat  transit Venus. Seperti  banyak ekspedisi yang bernasib sial,  mereka   tidak sampai ke  sana! Setahun lalu , mereka  ditugasi mensurvei di  pedalaman Amerika yang masih liar  dan berbahaya untuk membereskan  sengketa perbatasan antara  Pennsylvania dan Maryland. Hasilnya yaitu  garis Mason-Dixon yang  terkenal, yang belakangan menjadi  garis pemisah antara negara bagian  pendukung perbudakan dan negara  bagian pendukung kemerdekaan. Kembali ke Maskelyne sebab  Mason menyatakan bahwa ia terlalu sibuk  untuk bekerja  mengukur  itu  sendiri, pekerjaan itu jatuh ke tangan Maskelyne. 
Maka, selama empat bulan dalam musim panas 
1774, astronom kerajaan itu tinggal di sebuah 
tenda di suatu area  di pedalaman Skotlandia dan 
menghabiskan hari-harinya untuk mengarahkan 
sebuah tim surveyor, yang melakukan ratusan 
pengukuran dari setiap posisi yang mungkin.
Untuk menemukan massa gunung dari semua angka 
ini menuntut perhitungan yang    melelahkan, 
maka mereka mengajak seorang matematikawan 
bernama Charles Hutton. Dalam waktu singkat para 
penyurvei berhasil menyajikan sebuah peta lengkap 
dengan angka ketinggian tiap titik penelitian  di 
seputar gunung. Betul-betul sebuah gambar dengan 
jumlah angka yang banyak sekali. Charles Hutton menemukan bahwa jika ia memakai  sebuah pensil untuk menghubungkan titik-titik dengan ketinggian yang sama, peta itu menjadi jauh lebih mudah dimengerti.  sebetulnya lah, orang dapat dengan segera merasakan bentuk keseluruhan dan lereng gunung  itu. Garis-garis yang ia buat dinamakan  garis kontur. Dari pengukurannya, Hutton menghitung bahwa  massa bumi setara dengan 4.536 juta juta ton.
Dari sini ia melanjutkan pekerjaannya dengan menghitung massa semua benda besar dalam 
sistem tata surya, termasuk matahari. Maka dari satu ujicoba  ini kita  memperoleh  berat bumi, 
matahari, bulan, planet-planet lain dan  bulan-bulan mereka, selain juga memperoleh  garis 
kontur sebagai bonus sesuatu yang bagus sekali untuk kegiatan musim panas. Ternyata, tidak semua orang puas dengan ujicoba  Schiehallion. 
Rasanya mustahil memperoleh  angka yang sungguh akurat tanpa .mengetahui kerapatan atau kepadatan aktual gunung itu. seorang rohaniwan di pedesaan  bernama John Michell.  seorang pemikir ilmiah besar tahun 1700-an. Ia menemukan sifat gempa yang mirip gelombang,  membuat teleskop, dan, yang luar biasa, sudah  menduga  keberadaan lubang hitam 200 tahun sebelum orang  lain mana pun lakukan sebuah lompatan yang    tidak mampu dilakukan oleh Newton. Namun di antara  segala yang berhasil dicapai oleh Michell, tidak ada yang  lebih cerdas atau berdampak  lebih besar dibandingkan   sebuah mesin yang ia rancang dan ia bangun untuk  mengukur berat bumi. ide  di balik mesin Michell yaitu  mengukur 
pengaruh gravitasi terhadap cara sebuah benda 
membentur dan dipantulkan oleh sebuah permukaan 
rata. Dari sini untuk pertama kali orang akan bisa 
mengukur gaya misterius dinamakan  tetapan 
gravitasi, yang lalu  dapat dipakai  untuk 
memprediksi  massa bumi. saat  dirakit, peralatan Michell  tampak seperti sebuah versi  abad kedelapan belas mesin  latihan beban yang kautemukan 
di sanggar kebugaran. Mesin itu  meliputi beban pemberat,  poros  beban  penyeimbang, pendulum, dan  kawat  torsi. Komponen  utama mesin ini yaitu  dua bola  timbal seberat 175 kilogram. Sayangnya, John Michell meninggal sebelum ia berhasil 
melakukan ujicoba  yang akan dengan  akurat menimbang bumi. ide  dan  perlengkapannya lalu  diwariskan  kepada seorang peneliti  London Henry  Cavendish. Cavendish terlahir dengan latar  belakang serba istimewa kakek-kakeknya 
yaitu  duke dari Devonshire dan Kent. Ia  peneliti  Inggris paling berbakat pada zamannya, namun  
juga paling aneh. Ia begitu pemalu sehingga tidak suka bertemu dengan tamu.   pengurus  rumah pun harus berkomunikasi dengannya melalui surat.
Pengukuran yang teliti Menjelang akhir musim panas 1797, Cavendish mengalihkan perhatiannya 
kepada seperangkat peralatan yang sudah  diwariskan kepadanya  oleh John Michell. Cavendish sekarang mencoba mengukur  gravitasi di tingkat yang    presisi. Kata kunci  di sini yaitu  ketelitian. Tidak boleh ada gangguan  sedikit pun di ruangan yang diisi dengan peralatan  Michell, maka Cavendish mengambil posisi di sebuah  ruangan di sebelahnya dan melakukan penelitian nya  memakai  teropong yang diarahkan melalui sebuah  lubang intip. Pekerjaan itu dilakukan dengan     cermat, meliputi 17 pengukuran halus yang saling  berhubungan, yang secara keseluruhan memerlukan hampir satu tahun untuk menyelesaikannya. saat  akhirnya ia menyelesaikan perhitungan , Cavendish mengumumkan bahwa berat bumi yaitu  6 miliar triliun ton lebih  sedikit. Yang menarik, semua ini cuma menegaskan perkiraan  yang sudah  dibuat oleh Newton 110  tahun sebelumnya, tanpa ujicoba  sama sekali. peneliti  sudah  memiliki mesin  presisi yang memungkinkan mereka mendeteksi berat sebuah bakteri tunggal. mesin  itu begitu peka sehingga pembacaan dapat terganggu oleh seseorang yang menguap pada  jarak 20 meter dari situ, namun  peralatan canggih  itu  tidak menciptakan  perbaikan yang menonjol  terhadap hasil pengukuran Cavendish 
pada 1797.  gravitasi menahan planet-planet dalam 
orbitnya dan membuat benda yang 
jatuh mendarat dengan keras, kita  cenderung 
membayangkannya sebagai sebuah kekuatan yang 
dahsyat, padahal sebetulnya  tidak demikian. 
Gaya itu dahsyat hanya dalam makna kolektif, 
saat  sebuah benda masif, seperti matahari, 
menahan sebuah benda masif lain, contoh  bumi. 
saat  berdiri sendiri, gravitasi luar biasa lemah. 
Tiap kali kita   mengambil sebuah buku dari meja 
atau sebuah mata uang dari lantai, kita   tanpa 
berkeringat mampu mengatasi gaya gravitasi yang 
dimiliki sebuah planet. perkiraan  terbaik saat ini untuk 
berat bumi yaitu  5,9725  miliar triliun ton, hanya 
berselisih sekitar  1 persen dari temuan Cavendish.
kita  memiliki sebuah jagat raya dan sebuah 
planet, dan beberapa  besar usaha  mengira ngira yang pelan-pelan berubah menjadi  fakta nyata tentang berapa besar bumi,  bulatnya, beratnya, dan berapa jauhnya dari  tetangga  dalam sistem tata surya.  , kita  sudah  tahu banyak. Berapa panjang 
keliling bumi? 1637 Richard Norwood  memakai   metode  pengukuran memakai   segitiga, dinamakan  triangulasi,  dan memperoleh  hasil yang  mendekati benar namun   belum tepat benar. 1684 Edmond Halley, yang  meneliti pergerakan planet , cukup cerdik 
dengan meminta bantuan  Isaac Newton yang 
. 1687 Isaac Newton  membuat teori  tentang gravitasi dan  tiga hukum tentang  geraknya dalam karya terkenalnya, Principia,  dan Halley membantunya menerbitkan karya  itu .
1735 Pierre Bouguer  dan Charles Marie de La 
Condamine   mengukur panjang satu  derajat meridian (dalam  usaha   menghitung keliling bumi) dengan mendaki dan menuruni Pegunungan Andes di 
Amerika Selatan.
1736 Sebuah tim Prancis kedua menegaskan bahwa bumi menggelembung di sekitar   khatulistiwa.
Berapa jauh bumi dari matahari?
1761 Mengikuti anjuran  Edmond Halley (yang sudah lama meninggal), para peneliti  dari  seluruh dunia  pergi ke berbagai tempat yang jauh untuk melihat  transit Venus dan mencoba memakai nya  sebagai cara untuk mengukur jarak  bumi dari matahari.
Berapakah berat bumi?
1774 Nevil Maskelyne   memakai   ide  Isaac Newton untuk mengukur berat bumi termasuk gravitasi dan membuat triangulasi dan  mendaki  gunung. Maskelyne mendaki Schiehallion di Skotlandia, 
bersama matematikawan Charles Hutton. Hutton 
menemukan garis kontur saat  sedang mengerjakan 
perhitungan dan sekarang ia menyatakan bahwa berat bumi  hampir 5.000 juta juta ton.
1793 John Michell mewariskan sebuah  rancangan untuk mesin yang  akan dengan teliti mengukur 
berat bumi.
1797 Henry Cavendish  memakai  mesin Michell 
untuk menimbang bumi dengan hasil enam miliar 
triliun ton. Hasilnya hanya  meleset 1 persen  
Pada akhir 1700-an, peneliti  tahu 
dengan tepat sekali bentuk dan  ukuran bumi, jaraknya dari matahari  dan planet dan  beratnya.  kita   mungkin berpikir bahwa  menghitung usianya akan relatif  mudah. Ternyata tidak!  mengapa cangkang-cangkang kerang purba dan fosil fosil laut lain begitu sering ditemukan di puncak  gunung.  Bagaimana cara mereka sampai ke sana?peneliti  Skotlandia James 
Hutton,  Dari penelitian  terhadap lahan pertaniannya sendiri, ia  melihat bahwa tanah terbentuk dari batu-batu yang terkikis. partikel  tanah ini terus terbilas 
dan terbawa oleh aliran air dan sungai untuk diendapkan di tempat  lain.  seandainya proses seperti itu berlanjut sampai  tuntas, bumi akhirnya akan memiliki permukaan yang  mulus. Namun di mana-mana di sekitar nya selalu ada bukit.Jelas, ada sesuatu lain yang sudah  terjadi yang  menciptakan bukit-bukit dan gunung-gunung baru dan  membuat siklus berkelanjutan. Menurut Hutton, fosil fosil laut di puncak  gunung bukan diendapkan  oleh banjir, melainkan naik bersama gunung-gunung itu 
 peneliti  dinamakan  Neptunis percaya  bahwa segala sesuatu di bumi, termasuk kerang kerang laut yang ditemukan di tempat-tempat yang  mustahil, dapat diterangkan dengan naik dan turunnya tinggi permukaan laut. Mereka percaya bahwa gunung, 
bukit, dan lain-lain sama tuanya dengan bumi ini 
sendiri dan berubah hanya saat  air menggerus 
mereka selama masa-masa banjir bandang sedunia.
Di sisi yang berseberangan ada kaum Plutonis, yang 
berpendapat bahwa aktivitas gunung berapi dan 
gempa terus mengubah permukaan planet dan 
bukan terjadi sebab  laut yang pernah bergolak 
dengan ganas. Kelompok Plutonis juga mengajukan 
pertanyaan  canggung tentang ke mana semua air itu sudah  pergi saat  banjir berlalu. Seandainya banjir memiliki  waktu yang cukup untuk menggenangi Pegunungan Alpen, lalu ke mana semuanya sesudahnya? Mereka percaya bahwa bumi dipengaruhi oleh kekuatan dahsyat dari dalam selain kekuatan yang berasal dari luar. , mereka belum berhasil menjelaskan bagaimana cangkang-cangkang kerang bisa sampai ke  puncak gunung Hutton juga berkata  bahwa panas dalam bumilah yang menciptakan batuan dan benua  baru dan membentuk barisan  pegunungan. (Ahli geologi belum mengerti  ini sepenuhnya sampai 200 tahun lalu , saat  mereka akhirnya menerima konsep  lempengan tektonis.) Di atas semua itu, yang diungkapkan oleh teori Hutton yaitu  bahwa  proses  yang membentuk bumi memerlukan waktu yang    lama. Bumi jauh lebih tua  dibandingkan  yang pernah dibayangkan oleh manusia.Pada musim gugur  1807, sekelompok orang yang berpikiran sama berkumpul di Freemasons Tavern di Long Acre, Covent Garden, di  London, Inggris, untuk membentuk  Geological Society.
ide  di baliknya yaitu  untuk bertemu sebulan sekali guna bertukar ide  geologi sambil  menikmati santap malam yang mengenyangkan. Harga tiap sajian yang dihidangkan sengaja  mahal, 15 shilling. Mereka bukan orang  yang memiliki kepentingan finansial terhadap .batuan dan mineral,   sebagian besar bukan para  perguruan tinggi. Mereka cuma 
orang  yang memiliki kekayaan dan waktu untuk menjalani suatu hobi di tingkat yang  kurang-lebih profesional. ide  ini ditanggapi secara serius dan mereka cenderung datang  dengan penampilan yang sesuai, mengenakan setelan dan topi tinggi. Kurang dari satu dasawarsa,  keanggotaan berkembang menjadi 400 semuanya kaum laki-laki, tentu saja dan Geological  Society tumbuh menjadi perhimpunan ilmiah terkemuka di negara itu. Pada 1830 sudah ada 795 .orang geologi yang dengan bersemangat datang ke tiap pertemuan, dan dunia tidak akan pernah 
menemukan tandingan mereka.orang  terpelajar ini bertualang ke pedalaman  untuk sedikit “memecah batu,” Charles Lyell akan menjadi yang paling terkenal dalam kelompok. Ayahnya memiliki otoritas dalam penelitian lumut. Darinya, Lyell  memperoleh  minat terhadap sejarah alam dan belakangan,  sesudah  tersihir oleh mantra William Buckland, bergabung dengan  teman baru ini dalam perjalanan ilmiah ke Skotlandia dan .mengabdikan diri sepenuhnya kepada geologi. Pendeta William Buckland dari Oxford sering diingat sebab  perilaku eksentriknya. Ia memiliki 
banyak sekali satwa liar, sebagian bertubuh besar dan berbahaya, namun dibiarkan lalu-lalang baik  di rumah maupun di taman. Ia juga mencoba menikmati makanan dari setiap hewan yang ada di .rumahnya. Tergantung dorongan hati dan ketersediaannya, tamu-tamu yang datang ke rumah  Buckland mungkin ditawari marmut bakar, kue tikus, landak panggang, atau rebusan siput laut  Asia Selatan. Ia menjadi tokoh yang ahli dalam coprolite kotoran fosil dan memiliki  sebuah  meja yang terbuat sepenuhnya dari bahan limbah itu.Roderick Murchison Dr. James Parkinson pernah terlibat dalam persekongkolan gila bernama  “Pop-gun Plot.” Rencananya yaitu  menembak Raja Inggris, George .III, dengan cara menembakkan panah beracun ke lehernya. Parkinson  ditangkap dan hampir dikirim ke Australia. Bagaimanapun, sesudah  tenang,  ia memicu  minat pada geologi dan menjadi salah seorang pendiri .Geological Society. Roderick Murchison menghabiskan 30 tahun pertama atau lebih untuk 
berburu memakai  kuda, memacunya untuk mengejar rubah dan burung belibis, dan mengubahnya menjadi serpihan-serpihan bulu dengan  tembakannya. Ia tiba-tiba menemukan minatnya terhadap batuan dan dalam waktu    singkat menjadi tokoh utama dalam ilmu geologi.sekitar  awal 1800-an, muncul sebuah perdebatan baru dan panjang  di antara ahli  geologi tentang seberapa cepat berlangsungnya peristiwa  yang membentuk bumi. Ini merupakan kelanjutan 
perdebatan lama antara Neptunis dan Plutonis. Yang lebih penting, ini memungkinkan Lyell muncul sebagai bapak pemikiran geologi modern.Kelompok Katastrofis  percaya bahwa bumi terbentuk 
melalui peristiwa  bencana yang singkat  namun  dahsyat terutama banjir. Ini sebabnya  kelompok katastrofis sering bergabung dengan  kelompok Neptunis. Katastrofis percaya bahwa  pemusnahan merupakan bagian dari rangkaian  peristiwa dramatis saat  satwa berulang-ulang  dihapuskan dan diganti dengan yang baru. Kelompok ini, sebaliknya, percaya bahwa perubahan di bumi terjadi secara bertahap dan
pelan-pelan, dalam rentang waktu yang panjang sekali. Hutton sebetulnya  pendukung pertama  teori ini dan peneliti  tanpa tandingan dalam hal pemahaman tentang proses  lambat .misterius yang membentuk bumi. Namun bagi kebanyakan orang, karya-karya Lyell lebih mudah  dibaca dan dipahami, maka mau tidak mau ia menjadi orang yang jauh lebih dikenal dibandingkan  Hutton. Lyell yaitu  guru besar geologi universitas di London saat  ia menerbitkan The Principles of Geology. Dalam buku ini ia mengungkapkan kepercaya annya bahwa perubahan bumi seragam dan  lambat bahwa segala sesuatu yang sudah  terjadi di masa silam dapat diterangkan memakai   peristiwa  yang terus berlangsung saat ini. Membantah pengaruhnya yaitu  sesuatu  yang hampir mustahil. The Principles of Geology membentuk pemikiran geologi sampai jauh ke  abad kedua puluh.
Seperti Hutton yang muncul sebelum dia, Lyell melicinkan jalan ke penemuan sesuatu yang 
sekarang sudah diterima oleh banyak orang lempeng tektonis. Tidak lama lalu  para  peneliti  mengerti bahwa kulit bumi bukan kulit yang padat, melainkan terdiri atas “beberapa  potongan kulit” yang sekarang umum dikenal sebagai lempeng benua. Tiap lempeng ini bergerak  dan berubah meskipun   ,    lambat di atas magma cair di bawah mereka. saat  bergerak, mereka saling bertumbukan dan bersinggungan, memicu  perubahan  besar pada lanskap dan membentuk barisan pegunungan dan  lembah yang besar. Meskipun temuan ini sesuatu yang berguna, ia belum berperan  dalam penentuan usia bumi walaupun  jelas bumi jauh lebih tua dibandingkan  yang pernah dibayangkan. Lyell tidak berhasil menjelaskan  orang tentang .terbentuknya barisan  pegunungan, 
dan melewatkan peran gletser sebagai salah  satu agen perubahan. Ia menolak   ide  tentang zaman es dan percaya  bahwa mamalia sudah ada di planet ini 
sama lama dengan tanaman  atau ikan William Smith, orang Inggris, yaitu  .pengawas muda bidang konstruksi .di Somerset Coal Canal. Pada malam  5 Januari 1796, ia  duduk  di sebuah kedai saat  terlintas dalam benaknya bahwa akhirnya ia  dapat menciptakan reputasi bagi diri .sendiri.  Smith tahu bahwa untuk menafsirkan batuan,  perlu ada suatu cara untuk mengatakan apakah  batuan dari suatu masa dan ditemukan di suatu  area  lebih muda atau lebih tua dibandingkan  batuan  dari masa berbeda yang sudah  ditemukan di suatu  area  berbeda.
Setiap perubahan pada strata atau lapisan batuan, 
spesies fosil tertentu tidak tampak sedang  yang 
lain terus ada sampai di tingkat-tingkat yang lebih 
tinggi. Dengan mencatat spesies mana tampak di 
strata mana, Smith percaya kita  dapat menentukan 
usia relatif batuan itu . Dengan 
pengetahuannya sebagai penyurvei, ia mulai 
membuat peta strata batuan Inggris, yang, pada 
waktu itu, menjadi dasar geologi modern.
Pada 1812, di Lyme Regis, sebuah kota kecil di pantai selatan England, seorang anak luar biasa 
bernama Mary Anning menemukan seekor monster laut aneh yang sudah  menjadi fosil ichthyosaurus. Panjangnya lima meter dan tertanam di tebing yang curam dan berbahaya di pantai itu. Itu awal karier Anning menghabiskan 35 tahun berikutnya untuk mengumpulkan  fosil. Ia menemukan plesiosaurus pertama, seekor monster laut lain, dan salah satu pterodaktil  pertama dan terbaik. Anning tidak hanya pandai dalam menemukan fosil, ia juga mampu mengeluarkan mereka dengan    hati-hati dan tanpa merusak mereka. Di Natural History Museum di London, kita   dapat mengagumi skala dan keindahan karya perempuan muda ini, yang bekerja hampir tanpa bantuan dan  memakai  alat-alat paling sederhana. Walaupun  belajar sendiri, Anning mampu menyediakan gambar  dan penjelasan yang setara dengan hasil lulusan  perguruan tinggi. geologi menguasai abad kesembilan belas  dengan cara yang tidak akan pernah dialami .lagi oleh sains mana pun. 
berkat jasa William Smith dan Charles Lyell, 
yang membuat peta dan bagan. Sekarang masa geologi dibagi menjadi empat bagian besar dinamakan  zaman atau era:  Precambrian, Palaeozoic (dari kata Yunani yang berarti “kehidupan purba”), Mesozoic (“kehidupan tengah”), dan Cenozoic (“kehidupan terkini”). Keempat zaman ini dibagi lagi menjadi sekitar  sepuluh subkelompok, biasanya dinamakan  periode. Banyak di antaranya sudah terkenal: Cretaceous, Jurassic, Triassic, Silurian, dan sebagainya. yaitu  Lyell yang memperkenalkan Pleistocene, Miocene, dan sebagainya yang berlaku untuk 65 juta tahun terakhir.
Geologi mengharuskan orang memilah-milah banyak hal, .dan tidak semuanya berjalan mulus. Sejak awal, ahli geologi .mencoba mengelompokkan batuan berdasar  periode .tempat batuan itu terbentuk, namun  ada perdebatan yang .sengit tentang di mana garis-garis pemisah harus diletakkan. Salah satu perdebatan besar terjadi saat  seorang ahli 
geologi Inggris, Pendeta Adam Sedgwick, bersikeras bahwa  sebuah lapisan batuan berasal dari periode Cambrian, padahal .Roderick Murchison (salah seorang pendiri British Geological .Society) percaya  bahwa batuan itu berasal dari periode Silurian. 
Silang pendapat berlangsung sengit selama bertahun-tahun  dan sampai ke titik ekstrem. Perdebatan itu diselesaikan pada .1879 dengan solusi sederhana berupa sebuah periode baru, .Ordovician, yang disisipkan dengan rapi di antara Cambrian  dan Silurian.Sekarang banyak bukti fosil yang tersedia untuk membantu orang .menentukan usia batuan.

SPEED MOBI 

inilah screen shot game android yang bisa dimainkan dengan android 4 keatas pada android 7 layar 10 inch dengan memori 1 gb ,juga android 4 layar 3 inch memori 256 mb   pun game ini tidak patah patah masih bisa berjalan lancar , game   terbaik buatan mobi dalam hal graphic 3d nya, berjudul  "SPEED MOBI"  dengan ukuran game hanya 62,96 mb  saja  ,pada game ini graphic nya lumayan  ,tak ada mobil yang berlalulalang,hanya anda berjalan sendiri, ,tidak nampak ada orang berjalan atau bangunan  , lokasi banyak di padang rumput  siang hari ,hanya satu misi yang harus diselesaikan yaitu menjadi mobil tercepat  hingga mampu mengalahkan aju kendaraan mobil saingan , sangat sulit mengejar mobil  untuk menabraknya,mengikuti petunjuk arah  lurus yang ada dalam dashboard ,melewati jalur jalur tikungan tajam yang ditentukan dan banyak  halangan  ditengah jalan  ,kontrol yang tidak  nyaman sebab  tidak bisa diatur dikendalikan tangan kiri atau kanan  hanya ada mode gyroscope saja  ,  mobil ukuranya terlalu kecil tidak proposional dengan dekorasi sekitarnya namun tak ada salahnya  anda mencobanya,anda bisa mengunduhnya di google play store