halaman 1
saat segala sesuatu dimulai, itu dimulai dengan atom-atom partikel zat kecil yang membentuk segala sesuatu. Namun dahulu sekali, atom-atom belum ada dan begitu pula jagat
raya tempat mereka akan berkelana , Tidak ada apa pun tidak ada apa pun di mana pun kecuali sesuatu yang begitu kecil sehingga mustahil terbayangkan, yang oleh para peneliti dinamakan singularitas. , Proton-proton membentuk bagian kecil di
pusat sebuah atom. Mereka begitu kecil sehingga titik
kecil pada huruf i ini dapat memuat sekitar 2.000.000.000.000.000.000.000.000.00
0.000.000.000 buah proton. Resep untuk membuat sebuah jagat raya: memerlukan:
sebuah proton yang sudah disusutkan sampai
menjadi satu persemiliar ukurannya; setiap partikel zat terakhir (yaitu debu, gas, dan partikel zat lain apa pun yang dapat kautemukan) entah di sini atau di mana pun; sebuah ruang yang jauh, jauh lebih kecil dibandingkan proton yang luar biasa kecil!
Sebuah proton yaitu bagian sebuah atom yang tak
terhingga kecilnya, yang dengan sendirinya, tentu
saja, mustahil terbayangkan. Jagat raya kita akan dimulai dari ketiadaan.kita dalam perjalanan kita
Dalam satu kejutan tunggal yang membutakan,
sebuah momen kemuliaan yang terlalu cepat dan
terlalu dramatis untuk diungkapkan dalam kata-kata,
racikanmu tiba-tiba mewujud.Detik pertama kejadian dahsyat itu menciptakan gravitasi dan gaya-gaya lain yang mengatur fisika. Dalam kurang dari satu menit, jagat raya memiliki diameter jutaan miliar kilometer dan tumbuh dengan cepat.Panas yang dihasilkan luar biasa, 10 miliar derajat, cukup untuk memicu reaksi-reaksi nuklir yang akhirnya akan menciptakan unsur-unsur lebih ringan terutama hidrogen dan helium.Dan dalam tiga menit, 98 persen segala yang ada sekarang, atau akan selalu ada di jagat raya, sudah dihasilkan. maka , dari ketiadaan, jagat raya kita dimulai Kapan tepatnya peristiwa ini masih menjadi bahan perdebatan. ahli kosmologi sudah lama saling bersilang pendapat tentang apakah peristiwa terbentuknya terjadi sepuluh miliar tahun lalu atau dua kali lebih lama, atau di antara kedua dugaan itu . Kesepakatan tampaknya mengarah
ke angka sekitar 13,7 miliar tahun, namun ini hal-hal yang sulit diukur, sebagaimana akan
kita lihat. Yang sebetulnya dapat kita katakan yaitu bahwa pada suatu titik yang tidak diketahui pada masa silam yang jauh, untuk alasan-alasan yang sama tidak jelas, ada suatu saat yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal sebagai time equals zero, atau t = 0. Sebelum Dentuman Besar, waktu belum ada. Bagaimanapun, dalam satu per sekian
detik, t menjadi sesuatu. Mari kita pelajari lebih lanjut.
Begini terbentuknya gravitasi...
Pada satu persepuluh juta pertriliun pertriliun pertriliun detik sesudah Dentuman Besar, gravitasi muncul. Elektromagnetisme, gaya-gaya nuklir
yang ada pada fisika muncul dalam sekejap.
Partikel partikel materi muncul dari ketiadaan.
Tiba-tiba muncul gumpalan proton, elektron,
neutron, dan lebih banyak lagi.Inilah matahari kita
Sebuah kumpulan gas dan debu berdiameter sekitar 25 miliar kilometer mulai terbentuk di ruang angkasa. Hampir semuanya, 99,9 persen, menjadi bahan pembentuk matahari.Inilah bumi Dari bahan terapung yang tersisa, dua butiran mikroskopis mengapung cukup dekat untuk membuat mereka disatukan oleh
gaya-gaya elektrostatis. Ini awal kelahiran planet kita .
Teori Dentuman Besar bukan tentang dentuman
itu sendiri melainkan tentang yang terjadi sesudah
dentuman. Tidak lama sesudahnya. peneliti percaya mereka dapat menduga ke belakang ke titik peristiwa
pada satu persepuluh juta triliun triliun triliun detik sesudah kelahirannya saat jagat raya masih
begitu kecil sehingga Anda akan memerlukan
sebuah mikroskop untuk menemukannya.
Walaupun semua orang menyebutnya Dentuman Besar, banyak buku meminta kita tidak membayangkannya sebagai sebuah ledakan biasa.
sebetulnya itu sebuah peristiwa pemuaian yang
tiba-tiba dalam skala luar biasa.
Planet-planet “bayi” Di seluruh sistem tata surya, hal
yang sama terjadi. Butir-butir debu yang bertumbukan membentuk gumpalan lebih besar dan makin besar. Akhirnya, gumpalan itu cukup besar untuk dinamakan planetisimal. saat
gumpalan-gumpalan itu terus bersinggungan dan bertumbukan, mereka pecah atau terbelah atau bergabung lagi melalui berbagai cara. Namun dalam setiap kejadian selalu ada sang pemenang, dan beberapa di antara para pemenang tumbuh
cukup besar untuk mendominasi orbit di sekitar lintasan yang mereka jalani. Semua terjadi dengan luar biasa cepat. Untuk tumbuh dari sebuah gumpalan butiran-butiran yang kecil
menjadi sebuah planet bayi, waktu yang diperlukan barangkali hanya beberapa puluh ribu tahun.
pengetahuan kita tentang saat-saat awal jagat raya
berasal dari “teori inflasi”, teori pemuaian.
Bayangkan, tidak sampai sepersekian kejap sesudah awal terbentuknya, jagat raya mengalami perluasan yang tiba-tiba dan dramatis, pemuaian pada
kecepatan yang tinggi. Hanya dalam satu per juta juta juta juta juta detik jagat raya berubah dari sesuatu yang dapat kita genggam menjadi
sesuatu yang sekurangnya 10.000.000.000.000.000.000.000.000 kali
lebih besar. Maka, dalam suatu kejadian tunggal...
kita memiliki sebuah jagat raya yang besar
berdiameter sekurangnya seratus miliar tahun
cahaya, namun mungkin masih bisa mencapai ukuran
tak terhingga. Penataannya sempurna, siap bagi
terbentuknya galaksi-galaksi, kumpulan raksasa
bintang-bintang, gas, debu, dan bahan lain yang
berputar mengelilingi sebuah titik pusat tunggal.
Inilah bulan Pada suatu masa, sekitar 4,4 miliar
tahun silam, sebuah benda seukuran Mars
menumbuk bumi. Benturannya cukup kuat
untuk melontarkan beberapa bahan yang cukup
untuk membentuk sebuah gumpalan lebih kecil.
Dalam seratus tahun, gumpalan ini menjadi batuan
seperti bola yang kita sebut bulan. (Sebagian besar
bahan pembentuk bulan diduga berasal dari kulit
bumi, bukan bagian tengah, yang memicu
bulan memiliki kandungan besi sedikit sekali, sedang bumi memiliki banyak.) Sekarang terbentuknya atmosfer kita saat bumi baru kira-kira satu pertiga
ukuran yang sekarang, ia barangkali sudah mulai
membentuk atmosfer, sebagian besar terdiri atas
karbon dioksida, nitrogen, metana, dan belerang.
Yang menakjubkan, dari kumpulan gas beracun
inilah kehidupan dapat terbentuk. Karbon dioksida
merupakan gas rumah kaca yang dahsyat dan
membantu mempertahankan kehangatan bumi.
Ini sesuatu yang baik, sebab cahaya matahari
menjadi lebih redup dan lebih sejuk. Seandainya
kita tidak menikmati manfaat karbon dioksida,
bumi barangkali mengalami pembekuan
permanen dan kehidupan tidak akan pernah
dimulai. Bagaimanapun, itulah yang
terjadi. Terakhir, namun bukan berarti tidak
penting, inilah kita ! Selama 500 juta tahun berikutnya, bumi muda akan terus dihujani tanpa ampun
oleh komet, meteor, dan debu galaktik lain. Ini menciptakan air untuk mengisi lautan dan komponen-komponen yang diperlukan untuk
pembentukan kehidupan. Awalnya masih sebuah
lingkungan yang tidak ramah, namun entah bagaimana, kumpulan bahan kimia yang kecil berubah menjadi kehidupan dan kita sudah dalam
perjalanan.
Sejak saat kita dilahirkan, kita tidak lain dari sebuah keajaiban atomis. Bayi dengan berat empat
kilogram akan memiliki sekitar 400.00 0.000.000.
000.000.000.000.000 buah atom dalam tubuhnya.
yaitu kenyataan yang sulit dicerna bahwa seandainya kita mengambil dari tubuh sendiri memakai pinset, atom demi atom, menciptakan sebuah tumpukan debu atomis, yang tidak satu pun akan memiliki kehidupan meskipun pernah
hidup dalam dirimu. Sebagai awal, agar kita bisa sampai di sini sekarang, sekian triliun atom yang berarak entah bagaimana bersatu dengan cara yang rumit dan teratur untuk membentuk dirimu. Penataannya begitu istimewa dan begitu khusus
sehingga tidak pernah dicoba sebelumnya dan hanya
akan terjadi sekali ini. Selama bertahun-tahun
mendatang (dalam harapan kita ) partikel kecil ini akan tanpa mengeluh terus menjalankan tugas untuk membuatmu tetap utuh .dan akan memungkinkan kita mengalami status seperti yang ada sekarang. Apa yang membentukmu Mengapa atom-atom menjalani hal-hal yang merepotkan, ini agak membingungkan. atom-atom ini sebetulnya tidak peduli kepadamu mereka tidak tahu tentang keberadaanmu. Dalam hal itu, mereka tidak tahu kalau mereka ada. Lagi pula mereka partikel yang tidak memiliki pikiran, bukan makhluk hidup. Namun entah bagaimana selama kita ada, atom-atommu akan hanya memiliki satu tugas: membuatmu tetap seperti kita ..Kabar buruk di sini yaitu bahwa atom-atom itu plin-plan. kita tidak dapat mengandalkan
mereka untuk bertahan lebih lama dibandingkan seharusnya. hidup manusia yang panjang
paling lama hanya sekitar 650.000 jam. Dan saat batas itu mulai tampak, sebab alasan
yang tidak diketahui, atom-atommu akan
menghentikanmu, lalu diam-diam terurai dan
menjadi banyak hal yang lain. Dan itulah yang menjadi kenyataan bagimu..Keajaiban dalam kehidupan Meski demikian, kita tetap bersyukur sebab peristiwa itu terjadi. Itu tidak terjadi di tempat lain mana pun di jagat raya sejauh yang kita ketahui. Ini jelas aneh sekali sebab atom-atom bahagia yang
berkumpul untuk membentuk mahluk
hidup di bumi yaitu atom-atom sama yang tidak
akan seperti itu di tempat lain. , kehidupan
yaitu sesuatu yang amat biasa: karbon,
hidrogen, oksigen dan nitrogen, sedikit kalsium,
sejumput belerang, sepercik debu unsur-unsur
lain yang biasa tidak ada yang tidak akan
kita jumpai dalam dunia kimia yang umum dan
hanya itulah yang kauperlukan. Satu-satunya yang
istimewa seputar atom-atom yang membentukmu
yaitu mereka membentukmu.
Tanpa atom tidak akan ada air atau batuan, tidak ada
bintang dan planet, tidak ada awan-awan gas di
kejauhan atau nebula yang berputar. Tahun 1964, dua peneliti Amerika, Arno Penzias dan Robert
Wilson, mencoba membuat sebuah antena komunikasi besar milik Bell Laboratories di New Jersey, Amerika Serikat. Namun mereka kerepotan sebab harus berhadapan dengan derau atau kebisingan yang terus-menerus di latar belakang sebuah desis mantap yang membuat karya
ujicoba tal mereka mustahil. Derau itu berasal dari
setiap titik di angkasa, siang dan malam, pada setiap
musim. Membersihkan sampai sebersih-bersihnya!
Selama setahun ilmuwan muda itu mengerjakan segala yang dapat dikerjakan untuk melacak dan menghilangkan derau itu. menguji setiap sistem listrik. membangun kembali peralatan , memeriksa rangkaian , kabel , colokan . naik ke atas piringan dan memasang -pita isolasi di atas setiap sambungan dan keling. para peneliti di Princeton University meneliti sebuah ide yang sudah dipikirkan .bertahun-tahun sebelumnya oleh ahli astrofisika George Gamow: bahwa jika kita memandang ke ruang angkasa, kita harus menemukan sebagian radiasi latar belakang kosmis yang tersisa dari peristiwa Dentuman Besar. Gamow percaya bahwa saat memintas kosmos yang begitu luas, radiasi itu akan sampai ke bumi dalam bentuk gelombang-gelombang mikro. Ia mengatakan bahwa antena Bell mungkin sudah menangkap gelombang-gelombang ini.
Sebuah cahaya purba Derau yang didengar Penzias dan Wilson, tentu saja, yaitu derau yang sudah diduga oleh Gamow. Mereka sudah menemukan tepi jagat raya, atau setidaknya bagian yang dapat dideteksi, yang berjarak 150 miliar triliun kilometer. Mereka “melihat ” foton-foton pertama cahaya
paling purba di jagat raya dalam wujud gelombang-gelombang mikro, sama seperti yang sudah
diramalkan oleh Gamow. gangguan dari radiasi latar belakang kosmis yaitu sesuatu yang dialami oleh kita
semua. Setel pesawat televisimu ke saluran mana
pun yang tidak menerima sinyal, maka akan
tampak sekitar 1 persen gangguan statis yang disebabkan oleh sisa purba Dentuman Besar.
sebetulnya lah, jika lain kali kita mengeluh tidak
menemukan apa pun di televisi, melihat ke dalam jagat raya seperti memandang ke atas dari lobi Empire State Building di New York.saat Wilson dan Penzias mengumumkan
temuan mereka, galaksi paling jauh yang sudah terdeteksi setara dengan jarak pandang ke lantai ke-
40. sedang benda benda paling jauh kuasar bisa dianggap tampak di sekitar lantai ke-80. Sekarang, jagat raya yang tampak berada tidak jauh dari langit langit lantai paling atas gedung yang sama.
kita tidak pernah dapat sampai ke tepi jagat raya. Itu sebab tidak hanya akan terlalu lama untuk sampai ke sana, namun seandainya kita meneruskan perjalanan dalam lintasan garis lurus, kita tidak akan pernah sampai ke batas paling luar. Sebaliknya, perjalanan itu akan membawamu ke tempat kita memulainya. Ini sebab jagat raya melengkung dengan cara yang sungguh tidak dapat kita bayangkan. kita tidak terapung-apung dalam sebuah gelembung besar yang terus memuai. Sebagai ganti, ruang angkasa melengkung dengan cara yang memungkinkannya tidak memiliki tepi atau batas yang sebetulnya , namun bersamaan dengan itu memungkinkannya memiliki batas.
Manusia dari bumi yang rata Contoh yang sering dipakai untuk menerangkan cara ruang angkasa melengkung yaitu mencoba membayangkan seseorang dari suatu jagat raya yang memiliki permukaan rata, yang tidak pernah melihat bola, datang ke bumi. Tidak peduli berapa jauh mereka menjelajahi permukaan planet, mereka tidak akan pernah menemukan sebuah tepi. Mereka mungkin akhirnya kembali ke titik tempat mereka mulai, dan akan bingung saat menerangkan bagaimana itu dapat terjadi., di ruang angkasa kita dalam posisi sama seperti manusia bumi rata yang kebingungan,
kita cuma dibingungkan dengan pertanyaan selanjutnya di mana kita dalam semua ini? Sama
seperti tidak ada tempat yang memungkinkan kita menemukan tepi jagat raya, begitu pula tidak
ada tempat yang memungkinkan kita berdiri dan mengatakan: “Di sinilah semua ini dimulaiDi sinilah pusat segalanya.” Ada baiknya kita berpikir bahwa kita berada di pusat segalanya, dan tidak mustahil memang demikian. Namun peneliti tidak dapat
membuktikannya secara matematis. Ini tidak terlalu mengherankan. Lagi pula, jagat raya yaitu sebuah tempat yang .besar sekali. Bagi kita , tepi jagat raya cuma sejauh jarak yang berhasil ditempuh oleh
cahaya dalam miliaran tahun sejak jagat
raya terbentuk. Namun menurut kebanyakan
teori, jagat raya masih terus membesar. Bukan tidak mungkin angka tahun cahaya sampai ke tepi jagat raya yang lebih besar dan tidak kelihatan ini akan ditulis tidak hanya dengan sepuluh atau seratus nol,
namun dengan jutaan nol. Jika kita berjalan tanpa berhenti selama setahun, dengan kecepatan lima kilometer per jam, menempuh jarak 42.300
kilometer atau kira-kira sekali mengelilingi bumi Cahaya bergerak dengan kecepatan 1079.252.848,5 kilometer per jam, maka dalam waktu yang sama cahaya akan menempuh lebih dari sembilan triliun kilometer atau 220 juta kali mengelilingi bumi.
Sekarang mari naik ke pesawat ruang angkasa dan menyelidiki sendiri ukuran jagat raya ini. Untuk menghibur diri, mari kita membayangkan kita akan melakukan perjalanan dengan wahana roket. kita
tidak akan pergi terlalu jauh, cuma sampai
ke tepi sistem tata surya kita . Namun, kita perlu memperoleh kepastian tentang berapa besar yang dinamakan ruang angkasa dan cuma sebuah bagian kecil yang kita tempati. kita akan perlu meningkatkan kecepatan pada kecepatan cahaya, perlu tujuh jam untuk sampai planet kerdil Pluto. Namun tentu saja kita mustahil menempuh perjalanan dengan kecepatan seperti itu.
kita harus berjalan dengan kecepatan sebuah wahana angkasa, dan ini agak lebih membosankan. Kecepatan terbaik yang pernah dicapai oleh benda buatan manusia yaitu kecepatan wahana angkasa Voyager 1 dan 2, yang sekarang terbang menjauhi kita pada kecepatan sekitar 56.000 kilometer per jam. Ruang angkasa ya sungguh ruang yang
kosong! Sekarang, hal pertama yang mungkin kausadari yaitu bahwa ruang angkasa sesuai sekali dengan nama yang diberikan sehingga tidak banyak yang kaulihat saat kita memandang ke luar jendela.
Tersesat di ruang angkasa Sistem tata surya kita mungkin sesuatu yang paling semarak sampai jarak triliun kilometer, namun semua benda yang tampak di dalamnya matahari, planet-planet dan bulan-bulan mereka, miliaran batuan yang terserak di sabuk asteroid, komet-komet dan bongkahan-bongkahan kecil yang terapung seperti debu hanya mengisi kurang dari sepertriliun ruang yang tersedia.
Dan begitu seterusnya... saat kita sampai ke Pluto, kita sudah pergi begitu jauh sehingga matahari sudah menyusut menjadi seukuran kepala jarum pentul saja. Ia cuma lebih terang sedikit dibandingkan sebuah bintang yang terang. Dan melihat bahwa saat kita meluncur di atas Pluto kita belum boleh
berhenti. Periksa rencana perjalananmu dan melihat bahwa tujuanmu yaitu tepi sistem tata surya, namun kita masih jauh dari sana. Pluto barangkali benda terakhir yang ditandai di peta ruang kelasmu, namun sistem tata surya tidak berakhir di sana. sebetulnya masih jauh dari situ. kita belum sampai ke tepi sistem tata surya sampai kita melewati awan Oort, sebuah .kelompok komet luar biasa besar yang terapung-apung di angkasa, dan kita tidak akan mencapai awan Oort maaf terpaksa
mengatakannya sampai sepuluh ribu tahun lagi. Maka, yang kutakutkan, kabar buruknya .yaitu kita tidak akan sempat makan malam di rumah.Sekarang, ini mungkin gambar paling menjemukan, namun ini foto nyata bumi yang diambil oleh Voyager 1 dari
jarak lebih dari satu setengah miliar kilometer.
seandainya kita menam
beberapa kertas berlipat lipat pada bukumu atau
memakai gulungan kertas poster
panjang, kita masih sulit membuat gambar
yang sesuai skala..Perhentian berikutnya Jupiter
memerlukan kertas 300 meter (jauh dari panjang halaman buku ini). Jauh dari "menandai tepi
sistem tata surya", seperti yang disiratkan dalam peta
di kelas, jarak ke Pluto tidak sampai seperlima ribu jarak ke disana.
Dengan teleskop radio mereka, ilmuwan dapat menangkap gumpalan radiasi begitu lemah sehingga jumlah total energi yang terkumpul dari luar sistem tata surya oleh instrumen itu “lebih kecil
dibandingkan energi sebuah serpihan salju yang jatuh ke tanah.”kita sudah terkecoh oleh
penggambaran para seniman seperti ini, lalu membayangkan Pluto sebagai sebuah citra
bundar yang jelas. sebetulnya , tepinya tidak jelas dan kabur, dan bulannya hanya sesuatu
kecil yang menambah kekaburan. ilmuwan saat ini mampu mengerjakan banyak hal yang
menakjubkan. Seandainya seseorang menyalakan
pemantik di bulan, mereka mampu menangkap nyala
itu dari bumi. Dari kelap-kelip dan goyangan
paling kecil bintang yang jauh, mereka menyebutkan ukuran dan sifat planet yang begitu
jauh dari pandangan kita begitu jauh, sebetulnya , sehingga akan memerlukan setengah juta tahun dengan wahana angkasa untuk sampai ke
sana. , tidak terlalu banyak hal-hal di jagat raya
yang tidak dapat ditemukan oleh ilmuwan saat mereka memikirkannya. Itu sebabnya betapa luar biasa saat sampai 1978, tidak seorang pun mengetahui bahwa Pluto memiliki sebuah bulan.
Dalam musim panas tahun itu, seorang astronom
muda bernama James Christy, yang bekerja di Lowell Observatory di Arizona, Amerika Serikat, sedang melakukan penelitian rutin atas citra-citra fotografi Pluto saat ia melihat ada sesuatu yang kabur di sana, barangkali sebuah bulan. Dan itu bukan
bulan biasa. Dibandingkan dengan planet, ia bulan
paling besar dalam sistem .tata surya. sebab ruang
yang ditempati bulan dan .ruang yang ditempati Pluto
sebelumnya sudah dikira satu dan sama, ini berarti Pluto harus jauh lebih kecil dibandingkan
dugaan semula lebih kecil dibandingkan Merkurius. Memang, tujuh bulan lain dalam sistem tata surya kita , termasuk bulan kita sendiri,
lebih besar dibandingkan Pluto. Lalu mengapa perlu waktu begitu lama untuk menemukan sebuah bulan dalam sistem tata surya kita ?
Jawabnya yaitu bahwa ilmuwan cenderung
mengarahkan instrumen mereka ke benda yang tampak Orbit yang miring Pasti benar bahwa Pluto tidak berkiprah seperti planet yang lain. Selain kecil .dan tidak jelas, geraknya pun begitu berubah-ubah sehingga .orang tidak dapat memastikan di mana ia akan berada dalam
satu abad. Sementara planet lain mengorbit pada bidang yang kurang-lebih sama, orbit Pluto memiliki bidang lintasan miring 17 derajat, seperti miringnya kelepak sebuah topi di kepala seseorang. aturan baru untuk planet Sebuah planet harus
mengorbit matahari secara independen; ia harus memiliki massa yang cukup sehingga gravitasi
menariknya membentuk sesuatu yang kira-kira
seperti bola; ia harus dominan dalam orbitnya; dengan kata lain, massanya harus jauh lebih
besar dibandingkan semua benda lain yang bersilangan dengan orbitnya. luar biasa kecil di langit, kebanyakan mencari kuasar dan lubang hitam dan galaksi-galaksi yang jauh sekali.yaitu Astronom Amerika Clyde Tombaugh yang pertama kali menemukan Pluto dalam tahun 1930. Itu sebuah temuan yang ajaib sebab Tombaugh langsung dapat melihat bahwa planet baru itu kecil. hari ini, belum ada yang memastikan besarnya, terbuat dari apa, atmosfer macam apa yang dimilikinya, atau benda apa ia sebetulnya .
Banyak astronom meragukan apakah Pluto sungguh sebuah planet atau hanya benda paling besar yang ada di area puing galaktis dinamakan sabuk Kuiper. (Sabuk Kuiper yaitu bagian sistem tata surya tempat .asal komet-komet jangka pendek yang datang melewati kita secara cukup
teratur seperti yang paling terkenal, komet Halley.)
Dikeluarkan dari kelompok planet.Akhirnya, pada 2006, Pluto diputuskan harus keluar dari kelompok Planet. Ia gagal memperoleh sebutan “planet” sebab beberapa alasan. berdasar aturan baru, Pluto digolongkan sebagai “planet kerdil.” Bagaimanapun,
sebab sudah dianggap sebagai sebuah planet selama lebih dari 75 tahun, dan dengan sebuah misi NASA yang sedang dalam perjalanan ke sana dan direncanakan tiba di sekitar sana pada Juli 2015, Pluto tidak akan dilupakan. Maka kini sistem tata surya kita hanya memiliki 8 buah planet, 4 planet dalam yang berwujud batuan dan 4 planet luar besar
yang seperti gas. Bagaimanapun, ini masih bisa berubah lagi. ilmuwan saat ini sudah menemukan lebih dari 600 Plutino, demikian sebuatan mereka, lagi. Satu di antaranya, Varuna, hampir sama besar
dengan bulan Pluto. Sekarang mereka menduga benda seperti ini berjumlah miliaran. Yang
merepotkan yaitu banyak di antara mereka gelap dan berjarak lebih dari 6 miliar kilometer.
Sayangnya, tidak ada peluang bagi kita untuk bisa
menempuh perjalanan ke seluruh sistem tata surya.
Perjalanan 386.000 kilometer ke bulan masih
terbilang proyek raksasa. dengan teleskop
Hubble, kita tidak dapat melihat ke dalam awan
Oort yang terletak entah di mana di luar Pluto dan
meluas sampai ke kosmos. berdasar yang kita ketahui saat ini, belum ada kemungkinan sama
sekali bagi manusia untuk berkunjung ke tepi sistem tata surya kita . Namun seandainya kita berhasil, matahari kita sendiri akan menjadi sebuah kelap-kelip kecil di kejauhan, yang kalah jauh dari
bintang paling terang di langit. Maka sekarang kita dapat mulai memahami bagaimana benda
yang menonjol dalam sistem tata surya kita bulan Pluto, contoh .sudah luput dari perhatian. Sampai ekspedisi Voyager, Neptunus .diduga memiliki dua buah bulan; Voyager menemukan enam buah
lagi! sekitar 30 tahun yang lalu, sistem tata surya diduga memiliki 30 buah bulan. Total saat ini paling sedikit 90, sekitar sepertiganya sudah ditemukan dalam sepuluh tahun terakhir. Perjalanan ruang angkasa tetap berbahaya dan mahal. Sebuah misi berawak ke Mars diam-diam dibatalkan
saat seseorang memperhitungkan bahwa biayanya
akan mencapai 450 miliar dolar dan barangkali berakhir dengan kematian seluruh awak (tubuh mereka akan tercabik-cabik oleh partikel energi tinggi). Mencapai Proxima Centauri
memakai wahana angkasa akan memerlukan setidaknya 25.000 tahun, dan seandainya kita sudah melakukan perjalanan itu kita masih belum akan ke mana-mana kecuali di sebuah
ruang senyap di antara bintang-bintang, tanpa apa pun di sekitar mu sejauh mata memandang.
Begitu banyak hal yang tidak banyak Tidak ada kekosongan di ruang antarbintang. Dan begitu banyak hal yang tidak banyak ini sampai kita
tiba di sesuatu yang berikutnya. Tetangga kita yang paling dekat dalam kosmos, Proxima Centauri, berada seratus juta kali perjalanan kita ke bulan, maka begitu pula seandainya kita terus mencoba menjelajah bintang di seluruh kosmos. Padahal untuk sampai ke pusat galaksi kita
sendiri, itu akan jauh lebih lama dibandingkan usia kita sebagai manusia. Segalanya tidak mustahil
Ruang angkasa, kuulangi, luar biasa besar. Jarak rata-rata antarbintang di luar sana yaitu lebih dari 30 juta juta kilometer. Tentu saja, tidak mustahil ada makhluk asing yang sudah menempuh perjalanan bermiliar .kilometer untuk menghibur diri dengan menanami sebidang lahan dengan pola lingkaran di pedalaman Inggris, atau mengejutkan seseorang pada siang bolong di sebuah truk di suatu jalan sepi di Arizona, namun itu sungguh tidak mungkin. Secara statistik, peluang ada makhluk lain yang mampu berpikir di luar sana memang bagus. Tidak ada yang tahu berapa banyak bintang dalam Bima Sakti barangkali 100 sampai 400 miliar dan Bima Sakti hanya satu di antara sekurangnya 140 miliar galaksi lain, banyak di antaranya lebih besar lagi dibandingkan galaksi kita . Singgah dalam perjalanan
Pada 1960-an, seorang guru besar Amerika, Frank Drake, meneliti peluang keberadaan kehidupan yang lebih maju di jagat raya. Menurut orang seperti Frank Drake, kita mungkin hanya satu di antara berjuta-juta peradaban maju. Sayangnya, jagat raya begitu luas, dengan jarak rata-rata antara dua peradaban ini sekurangnya 200 tahun cahaya, sesuatu yang berdampak jauh lebih besar
dibandingkan kedengarannya. Artinya, seandainya makhluk itu tahu keberadaan kita dan entah bagaimana berhasil melihat kita pada layar-layar mereka, mereka melihat cahaya
yang meninggalkan bumi 200 tahun silam. Maka mereka tidak sedang melihatmu atau aku. Mereka melihat orang yang masih mengenakan kaus kaki sutra dan wig yang ditaburi tepung orang yang belum tahu tentang atom, tentang gen, dan baru membuat listrik dengan menggosok sebuah tongkat amber dengan segumpal bulu dan mengira itu sebuah trik yang dahsyat. saat langit cerah dan bulan tidak terlalu terang, sosok pendiam namun ceria ini memasang sebuah teleskop besar di teras belakang rumahnya di Blue Mountains Australia, sekitar 80 kilometer sebelah barat Sydney, dan melakukan sesuatu yang tidak lazim. Di antara
kegelapan di sana, ia memandang ke masa silam dan menemukan bintang yang sedang
sekarat, menjelang ajal. Galaksi-galaksi melalui celah surat Bob Evans tidak memiliki observatorium yang canggih di halaman belakangnya, gedung
dengan atap yang bisa dibuka dengan kursi yang bisa digerakkan secara mekanik. Yang ia miliki cuma sebuah gudang penuh barang dekat dapur tempatnya menyimpan buku-buku dan teleskopnya, sebuah silinder berwarna putih dengn ukuran dan bentuk seperti tangki penampung air rumah tangga. Di antara atap serambi dan puncak pohon eucalyptus, pandangannya ke arah langit terbatas sekali,
namun menurutnya itu sudah lebih dari cukup untuk tujuan kegiatannya. Hanya 6.000 bintang bisa tampak dengan mata telanjang dari bumi, dan hanya sekitar 2.000 bintang dapat terlihat dari satu titik
penelitian mana pun. Namun dengan teleskop 16 incinya, Bob Evans dapat melihat seluruh galaksi. Secara keseluruhan, ia berhasil melihat antara 50.000 sampai 100.000 galaksi masing-masing berisi miliaran bintang.bayangkan sebuah ruang makan diisi dengan 2000 buah meja. Masing-masing ditutup dengan sebuah taplak hitam dan di atasnya ditaburi segenggam garam. Butir-butir yang terserak itu bisa dipandang sebagai sebuah galaksi. Sekarang tampak satu butir garam ke salah satu meja. Dalam sekilas Bob Evan akan menemukan keanehan itu. Ia akan menemukan butiran yang baru itu supernova-nya!
Memandang ke masa silam yaitu sesuatu yang
mudah. penampilan bintang itu bukan
penampilan mereka yang sekarang, melainkan
saat cahaya bintang itu meninggalkan
mereka. Setiap bintang terang yang dapat kita lihat
mungkin sudah terbakar habis sejak lama namun masih lama sekali sebelum kabar itu sampai kepada kita . Selalu ada bintang yang mati. Bob Evans mencoba melihat saat-saat terakhir itu . Pada 1980, sebelum ia mulai melakukan penelitian , supernova yang sudah ditemukan masih kurang dari 60. Pada 2003 Evans sudah menemukan 36 buah lagi.
Fritz Zwicky astonom superstar Istilah “supernova” diperkenalkan pada 1930-an oleh seorang peneliti bernama Fritz Zwicky. Zwicky tertarik pada titik-titik cahaya yang tidak ia kenali dan hanya sesekali muncul di langit, seolah-olah mereka yaitu bintang baru. Terpikir olehnya bahwa seandainya sebuah bintang runtuh, atom-atom yang membentuk intinya akan tertarik ke dalam dan elektron nya dipaksa menyatu dengan nukleus membentuk neutron. Sebutan untuk bintang itu menjadi bintang neutron. Bintang tetangga kita yang paling dekat yaitu Alpha Centauri, sebuah bintang yang terletak 4,3 tahun cahaya dari sini. Seandainya bintang itu meledak, apakah kita masih memerlukan 4,3 tahun untuk melihat ledakan itu menyebar ke langit di
sekitar nya, dan antara lain menghujani bumi seperti
puing-puing yang ditumpahkan dari tong raksasa?
Apakah kita akan memerlukan empat tahun lebih
untuk melihat kiamat yang menghampiri kita ,
tahu bahwa saat akhirnya tiba, material itu
akan menembus kulit kita sampai ke tulang?
Jawabnya yaitu Tidak!Kabar tentang kejadian seperti itu akan menjalar dengan kecepatan cahaya maka begitu pula kehancuran yang ditimbulkannya, yang berarti kita akan melihat nya dan tewas pada saat yang bersamaan.Namun jangan khawatir itu tidak
akan terjadi.Perlu sebuah bintang berukuran sepuluh hingga dua puluh kali lebih besar dibandingkan matahari kita untuk menciptakan sebuah supernova, dan bintang seukuran itu yang mungkin paling dekat yaitu Betelgeuse, yang letaknya terlalu jauh. Jadi santai saja! Supernova jarang. Dalam sebuah galaksi biasa yang terdiri atas 100 miliar bintang, sebuah supernova akan terjadi rata-rata satu kali dalam setiap 200 atau 300 tahun. Bayangkan saat sejuta benda mirip peluru meriam diremas menjadi seukuran kelereng ternyata, ini masih terlalu jauh. Inti sebuah bintang neutron begitu padat sehingga 2 sendok makan bahan dari situ akan memiliki berat lebih dari 500 miliar kilogram. Satu sendok makan! Namun lebih dari itu. Zwicky sadar bahwa sesudah runtuh, bintang seperti itu akan memiliki energi sisa dahsyat yang cukup untuk menciptakan dentuman paling besar di jagat raya. Ia menyebut ledakan ini “supernova". Pada awal 1700-an, banyak orang tertular hasrat kuat untuk memahami bumi. Pada masa ini, dua peneliti besar hampir menemukan
jawaban-jawaban atas beberapa pertanyaan
penting. Halley tidak menemukan komet yang menyandang namanya. Ia hanya diakui sebagai orang yang pernah melihat komet itu pada 1682, komet sama yang sudah dilihat oleh orang lain
pada 1456, 1531, dan 1067. Edmond Halley, astronom Inggris, kapten kapal, kartografer, guru besar geometri di University of Oxford, wakil pengawas percetakan uang kerajaan, astronom kerajaan, penemu alat selam laut dalam. Ia menulis tentang kemagnetan, pasang-surut, dan gerak planet-planet. menemukan peta cuaca dan tabel usia harapan hidup, cara menghitung usia bumi dan jaraknya dari matahari, menemukan suatu
cara untuk membuat ikan tetap segar.
Pada 1683, Halley dan Sir Christopher Wren, seorang
arsitek, sedang santap malam bersama teman-teman
saat perbincangan beralih ke cara planet-planet
dan benda angkasa lain bergerak di angkasa.
Waktu itu orang sudah tahu bahwa planet-planet
biasa mengorbit dalam lintasan lonjong yang dikenal
sebagai elips, namun orang belum mengetahui
pemicunya . Wren dengan royal menawarkan hadiah 40 shilling (setara dengan upah beberapa minggu) kepada siapa pun di antara teman-temannya yang berhasil memberikan jawaban. Halley begitu ingin memenangkan hadiah ini, maka ia pergi ke Cambridge University dan menemui guru besar matematika di sana, Isaac Newton, dengan harapan memperoleh bantuannya. Sir Isaac langsung menjawab bahwa ia mengetahui jawabnya.
Namun Halley belum dapat meminta hadiah uang itu.
Perlu 13 tahun lagi sebelum Newton sungguh
menciptakan temuan nya dalam tiga volume
Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, yang
dikenal sebagai Principia..Oddkin bodkin! ,Isaac Newton memiliki kecerdasan jauh di atas rata-rata, namun penyendiri, pemurung, mudah tersinggung, paranoia, berperilaku yang paling aneh. Ia membangun laboratoriumnya sendiri tempat ia sibuk dengan ujicoba nya yang paling aneh. Pada suatu
kali ia menyisipkan sebuah bodkin jarum panjang yang biasa dipakai untuk menjahit kulit ke dalam kelopak matanya dan menggosoknya memutar hanya untuk melihat apa yang akan terjadi. Ajaibnya, tidak terjadi apa pun sekurangnya tidak berakibat lama.Jatuh ke tempat masing-masing, teori Newton pada dasarnya ada tiga hukum tentang gerak:
1. Sebuah benda bergerak ke arah benda
itu didorong;
2. Benda itu akan terus bergerak dalam garis lurus pada kecepatan tetap sampai ada gaya lain bekerja untuk mengubah kecepatan atau arahnya;
3. Setiap aksi mengalami reaksi yang sama besar namun berlawanan arah tidak dapat diakses yang pernah ditulis", Principia menjadi pedoman bagi semua yang mampu mengikutinya. Buku ini antara lain menerangkan orbit planet, komet dan sejenis nya, dan gravitasi gaya tarik-menarik yang menjadi penyebab gerak benda itu. Beberapa perkalian
pendek, pembagian sederhana, dan... abrakadabra, kita mengetahui harga gravitasimu ke mana pun kita pergi.Rumus Newton yaitu hukum alam universal pertama yang nyata. Tiba-tiba setiap gerak di jagat
raya memiliki makna perubahan pada pasang-surut laut, gerak planet mengapa peluru meriam membuat lintasan melengkung sebelum jatuh kembali ke bumi, dan mengapa kita tidak terlontar ke angkasa saat planet ini berputar dengan kecepatan 160 kilometer per jam. Akhirnya, Newton memperkenalkan yang dinamakan nya hukum gravitasi universal. Ini menyatakan bahwa setiap benda di jagat raya saling tarik dengan yang lain. Mungkin tidak terasa, padahal sementara kita duduk di sini kita menarik segala sesuatu di sekitar mu dinding, langit-langit, lampu, kucingmu ke arahmu dengan medan gravitasimu sendiri yang kecil. Dan semua benda tadi juga
menarikmu. Selama setengah abad, para ahli geograi sudah memakai matematika dan sebuah teknik yang bisa mematahkan punggung sebab
memakai rantai-rantai yang panjang untuk mengukur jarak antara dua titik, yang dengan sebuah titik lain membentuk triangulasi. Triangulasi yaitu metode yang dipakai oleh astronom Yunani Hipparchus dari Nicaea, pada tahun 150 sebelum masehi, untuk
menghitung jarak bulan .dari bumi. sudut Cara kerjanya Triangulasi didasarkan pada fakta geometri bahwa jika kita mengetahui panjang salah satu sisi sebuah segitiga dan besar sudut pada kedua sudutnya, kita dapat menghitung semua dimensi yang lain tanpa meninggalkan kursimu. Sebagai contoh, kita dan aku berniat mengetahui berapa jarak dari sini ke bulan. Yang pertama harus kita kerjakan yaitu berdiri di dua tempat yang saling
berjauhan. contohnya kita berada di Paris sedang aku pergi ke Moskow, lalu kita memandang ke bulan pada saat yang bersamaan. Sekarang, contohnya kita menarik garis lurus yang menghubungkan kita dengan aku dan bulan, membentuk sebuah segitiga. Ukur panjang dasar segitiga antara kita dan aku, lalu sudut-sudut pada kedua sudut kita .sebab jumlah sudut dalam sebuah segitiga selalu 180 derajat, jika kita mengetahui jumlah dua buah sudut, kita dapat langsung menghitung sudut ketiga; dan mengetahui bentuk sebuah segitiga dan panjang salah satu sisinya akan memberitahumu panjang sisi-sisi yang
lain. Rantai baja Untuk mengukur jarak horizontal, rantai atau pita harus ditarik kencang-kencang sebab
suhu panas atau dingin yang ekstrem akan membuat mereka memuai atau menyusut.
Penting pula bahwa alat ukur ini dipasang dalam posisi rata. Dari London ke York Salah satu usaha pertama untuk memakai triangulasi untuk mengukur jarak-jarak di bumi dilakukan oleh matematikawan muda Inggris bernama Richard Norwood. Norwood mencintai trigonometri dan sebab nya juga sudut-sudut. Ia memutuskan memakai triangulasi untuk mengukur panjang satu derajat pada meridian atau garis bujur bumi, dan maka menghitung
jarak keliling planet ini. Pada 1633, dimulai dari Menara London, ia menghabiskan dua tahun untuk menempuh jarak 208 mil (335 kilometer) ke arah utara menuju York.
Ia berulang-ulang merentangkan rantainya dan
mengukur jarak dua buah patok dalam perjalanan
ke sana, sambil mewaspadai perbedaan ketinggian
dan mengakali benda yang menghalanginya.
Langkah terakhir yaitu mengukur sudut matahari
saat dan hari yang sama dalam setahun seperti yang sudah dilakukannya di London pada awal pengukuran. Ini pekerjaan yang ambisius, namun ternyata hasil pengukuran Norwood berselisih kurang dari 600 yard dibanding hasil pengukuran modern. Meridian yaitu garis yang ditarik dari utara
ke selatan antara kutub utara dan kutub selatan dan dipakai oleh ilmuwan untuk melakukan pengukuran-pengukuran. Garis meridian yang melewati Greenwich, Inggris, dinyatakan sebagai Bujur Nol (0º). Setiap tempat di bumi diukur berdasar besar sudut ke timur atau ke barat dari garis ini. Salah satu ramalan dalam Principia Newton hampir langsung menjadi
kontroversial. yaitu dugaan bahwa bumi tidak betul-betul bulat. Lebih besar di bagian tengah
Menurut teori Newton, gaya sentrifugal perputaran
bumi akan menciptakan perataan sedikit pada
kutub-kutub dan penggemukan di khatulistiwa,
yang akan membuat planet ini agak pepat.
Itu berarti panjang satu derajat meridian di
khatulistiwa menjadi lebih panjang. Ini bukan kabar
yang bagus bagi orang yang mengukur
planet berdasar pengandaian bahwa bumi
sebuah bola yang sempurna.Berapa cepat kita berputar bergantung pada tempat kita berada. Laju putaran bumi bervariasi antara 1.700 kilometer per .jam di khatulistiwa, hingga nol di kutub. Di London, contoh , kecepatan ini 1.046 kilometer per jam.
Data dari satelit yang diambil selama sepuluh tahun
terakhir menandakan bahwa penggemukan lingkaran
bumi di khatulistiwa bertambah. Ini terkait dengan
perubahan pada medan gravitasi bumi.
peneliti percaya bahwa lautan mungkin berperan
di balik fenomena ini. saat iklim berubah, cukup
banyak es di kutub yang meleleh dan mengisi lautan
dengan air yang lebih dingin. Ini terjadi khususnya di
lautan-lautan seperti Antartika, Pasifik, dan Samudra
Hindia. Hasilnya yaitu bumi mulai lebih mirip sebuah
bola rugbi dibandingkan bola sepak (soccer). Walaupun perubahan itu sudah berlangsung selama puluhan ribu tahun, baru sekarang perubahan ini dapat dilihat , memakai satelit NASA yang canggih. Citra benjolan bumi inilah yang
diharapkan oleh peneliti di Lembaga Antariksa Eropa akan tampak sesudah satelit peneliti baru mereka
diluncurkan. Kembali ke awal 1700-an, teori benjolan
Newton akan berpengaruh terhadap orang yang memercayainya dan yang tidak memercayainya yang terpaksa meninjau kembali semua proyek
pengukuran mereka di planet ini. Salah satu perjalanan ilmiah yang paling tidak menyenangkan dan paling tidak bersahabat sepanjang waktu yaitu
ekspedisi Prancis ke Peru dalam tahun 1735. Ekspedisi itu dipimpin oleh seorang matematikawan bernama Pierre Bouguer dan seorang tentara penjelajah bernama Charles Marie de la Condamine,
dan melibatkan sekelompok peneliti dan petualang dengan misi mengukur jarak melalui Andes.
Keliling itu penting Sasaran kelompok Prancis ini yaitu membantu menjawab pertanyaan tentang keliling planet .kita . Mereka bermaksud mengukur di sepanjang garis yang merentang dari Yarouqui, dekat
Quito, sampai lewat sedikit dari Cuenca di tempat yang sekarang yaitu Ekuador sebuah jarak sekitar 300 kilometer melalui medan pegunungan. Ini akan memberi mereka semua .yang ingin mereka ketahui.
Dengan segera ekspedisi ini menjadi kacau.
Masih di Quito, tamu-tamu ini entah bagaimana membuat penduduk setempat .berang dan mengusir mereka dari kota meski .hanya memakai batu. Tidak lama sesudah itu, dokter ekspedisi dibunuh sebab salah pengertian terkait perempuan. Ahli botani
menjadi gila. Yang lain meninggal sebab demam atau kecelakaan. Anggota paling senior ketiga meninggalkan rombongan bersama seorang gadis dan tidak berhasil dibujuk untuk kembali. Pada suatu waktu, ekspedisi itu harus berhenti bekerja selama delapan bulan sebab La Condamine pergi ke Lima
untuk menyelesaikan masalah terkait perizinan
mereka. Akhirnya, ia dan Bouguer tidak saling
bicara dan tidak ingin bekerja sama lagi. Ke mana pun rombongan yang sudah menyusut itu pergi, mereka disambut dengan kecurigaan mendalam dari warga setempat yang merasa sulit percaya ada kelompok peneliti Prancis bersedia menempuh perjalanan setengah keliling dunia hanya untuk mengukurnya. Itu
tidak masuk akal sama sekali..Jauh tinggi di pegunungan Andes 2 setengah abad lalu , pertanyaan itu masih terkesan wajar kalau diajukan. Mengapa orang Prancis itu tidak melakukan pengukuran di Prancis saja sehingga tidak usah repot-repot ke Pegunungan Andes?sebetulnya , mereka memilih Andes sebab mereka perlu mengukur dekat khatulistiwa sekaligus memeriksa kebenaran teori Newton bahwa memang ada benjolan di planet ini.
Selain itu, mereka juga beralasan bahwa pegunungan akan memberi mereka jarak saling pandang yang bagus. fakta Andes hampir selalu berselimut kabut sehingga tim sering harus menunggu berminggu minggu sampai ada satu jam saja cuaca cerah
untuk penelitian geodesi. Di atas semua itu, selain harus mendaki gunung-gunung paling sulit di dunia yang membuat keledai menyerah untuk mendekatinya saja, mereka harus mengarungi sungai-sungai yang liar, membuat rintisan di hutan-hutan, dan menapaki medan berbatu yang gersang dan berudara
tipis, yang sebagian besar belum terpetakan dan jauh
dari sumber perbekalan terdekat.Namun Bouguer dan La Condamine tidak menjadi terkenal kalau tidak tahan uji, maka mereka tetap pada tugas mereka selama sembilan setengah tahun yang terasa .panjang, muram, dan di bawah terpaan terik matahari..Tidak lama sebelum menyelesaikan proyek itu, ada kabar yang sampai ke .mereka bahwa tim Prancis kedua sudah menemukan bahwa bumi memang tidak .betul-betul bundar, tepat seperti yang dijanjikan Newton. Tim ini melakukan pengukuran di bagian utara Skandinavia dan menghadapi ketidaknyamanan mereka sendiri, seperti medan berlumpur .dan bahaya bongkahan es. Bumi 43 kilometer lebih gemuk saat diukur di sekeliling khatulistiwa dibanding saat diukur dari atas ke bawah melalui kutub Bouguer dan La Condamine sudah menghabiskan hampir satu
dasawarsa untuk mengusahakan hasil yang tidak ingin mereka .temukan, hanya untuk memperoleh kabar bahwa mereka bukan yang pertama menemukannya. Merasa kecewa, mereka menyelesaikan survei mereka. lalu , masih tidak
saling bicara, mereka kembali ke pantai dan mengambil kapal yang berbeda untuk pulang
yaitu Edmond Halley yang mengatakan .bahwa seandainya kita mengukur lintasan planet Venus saat melewati permukaan matahari, kita dapat memakai prinsip triangulasi untuk menghitung jarak dari bumi ke matahari. Dari sana, kita juga akan bisa
mengukur jarak ke semua benda langit lain dalam sistem tata surya. Dari seluruh dunia.Maka, saat jadwal transit berikutnya jatuh pada tahun 1761, hampir 20 tahun sesudah kematian Halley, dunia ilmiah sudah lebih siap dibandingkan sebelumnya untuk menghadapi sebuah peristiwa astronomis. Dengan naluri kerja keras dan kegigihan yang menjadi ciri zaman itu, para peneliti pergi ke lebih dari seratus lokasi di seluruh dunia antara lain ke Siberia, China, Afrika Selatan, Hindia Belanda, dan area hutan Wisconsin, Amerika. Prancis mengirim 32 pengamat, nInggris 18 lebih banyak, dan masih ada lagi dari Swedia, Rusia, Italia, Jerman, Irlandia, dan sebagainya. Perburuan yang bernasib sial Ini merupakan ekspedisi ilmiah internasional pertama dalam sejarah yang saling bekerja sama dan hampir di semua tempat
berhadapan dengan masalah. Banyak pengamat terjebak dalam perang, terkena penyakit, atau mengalami kapal karam. Ada yang sampai ke tujuan mereka namun saat membuka peti ternyata perlengkapan mereka rusak atau berjamur sebab
udara tropis. Seorang peneliti Prancis, Jean
Chappe, menempuh perjalanan berbulan-bulan
ke Siberia memakai kereta kuda, perahu, dan seluncur salju, dan menjaga peralatan presisi mereka susaha tidak terantuk sama sekali, ternyata menemukan penggalan terakhir perjalanan mereka terhalang oleh banjir besar, akibat hujan musim semi yang luar biasa deras, .namun penduduk setempat menyalahkannya
sebab mereka melihatnya mengarahkan instrumen yang aneh ke langit. Sial dua kali Yang lebih sial yaitu Guillaume Le Gentil, yang berangkat dari Prancis setahun lebih cepat dari waktunya untuk melihat transit dari India. Yang menyedihkan, berbagai hambatan membuatnya masih di laut pada hari transit posisi yang seburuk-buruknya, sebab pengukuran yang presisi mustahil dilakukan di kapal yang bergoyang-goyang. Tak kenal menyerah, Le Gentil melanjutkan perjalanannya ke India untuk menunggu jadwal transit berikutnya pada 1769. Dengan 8 tahun untuk persiapan, ia mendirikan stasiun penelitian kelas satunya, menguji lagi peralatannya sehingga segalanya berada dalam keadaan yang paling siap. Pada pagi hari menjelang transit yang kedua, 4 Juni 1769, ia bangun pada hari yang cerah; namun begitu Venus mulai lewat, segumpal awan tiba-tiba menutupi matahari dan tetap di sana hampir selama waktu transit yang diperkirakan, yaitu 3 jam, 15 menit, 7 detik.
Joseph Lalande Expedisi transit Venus 1761 mungkin dianggap bencana total. Namun, saat para peneliti pulang .dari ekspedisi transit 1769, cukup banyak informasi bagi astronom Prancis Joseph Lalande untuk .menghitung jarak rata-rata dari bumi ke matahari, yaitu 150 juta kilometer lebih sedikit. Dua
transit berikutnya dalam tahun 1800-an memungkinkan astronom menetapkan angka 149,58 juta .kilometer. Jarak setepatnya yang sekarang kita ketahui yaitu 149,57 juta kilometer.
Newton pernah mengatakan bahwa jika kita
menggantungkan sebuah unting-unting dekat sebuah
gunung, unting-unting itu akan miring sedikit ke
arah gunung, ditarik baik oleh massa gunung maupun
massa bumi. Jika selanjutnya kita mengukur besar
tarikan itu dan menghitung berat gunung lebih
tepat, massanya kita dapat menghitung harga dasar
gravitasi dan juga berat atau massa bumi.
Pegunungan Maskelyne
Nevil Maskelyne, astronom kerajaan Inggris,
yaitu satu di antara banyak orang yang
menyambut tantangan Newton untuk
mengukur berat bumi yang sebetulnya . Ia
tahu ia perlu mencari sebuah gunung dengan
bentuk yang beraturan, mendekati simetris agar
dapat menjalankan ujicoba nya.
Lembaga ilmu pengetahuan Inggris, Royal
Society, setuju untuk menyediakan dana yang
cukup besar untuk menjelajah pulau-pulau
Inggris untuk meninjau apakah gunung seperti
itu dapat ditemukan dan mereka menunjuk
astronom dan surveyor Charles Mason. Mason
menemukan sebuah gunung untuk ujicoba
defleksi gravitasi. Gunung itu terletak di
Skotlandia dan bernama Schiehallion.
Mason dan Dixon Charles Mason dan teman sesama
peneliti nya Jeremiah Dixon sudah pergi ke Sumatra untuk melihat transit Venus. Seperti banyak ekspedisi yang bernasib sial, mereka tidak sampai ke sana! Setahun lalu , mereka ditugasi mensurvei di pedalaman Amerika yang masih liar dan berbahaya untuk membereskan sengketa perbatasan antara Pennsylvania dan Maryland. Hasilnya yaitu garis Mason-Dixon yang terkenal, yang belakangan menjadi garis pemisah antara negara bagian pendukung perbudakan dan negara bagian pendukung kemerdekaan. Kembali ke Maskelyne sebab Mason menyatakan bahwa ia terlalu sibuk untuk bekerja mengukur itu sendiri, pekerjaan itu jatuh ke tangan Maskelyne.
Maka, selama empat bulan dalam musim panas
1774, astronom kerajaan itu tinggal di sebuah
tenda di suatu area di pedalaman Skotlandia dan
menghabiskan hari-harinya untuk mengarahkan
sebuah tim surveyor, yang melakukan ratusan
pengukuran dari setiap posisi yang mungkin.
Untuk menemukan massa gunung dari semua angka
ini menuntut perhitungan yang melelahkan,
maka mereka mengajak seorang matematikawan
bernama Charles Hutton. Dalam waktu singkat para
penyurvei berhasil menyajikan sebuah peta lengkap
dengan angka ketinggian tiap titik penelitian di
seputar gunung. Betul-betul sebuah gambar dengan
jumlah angka yang banyak sekali. Charles Hutton menemukan bahwa jika ia memakai sebuah pensil untuk menghubungkan titik-titik dengan ketinggian yang sama, peta itu menjadi jauh lebih mudah dimengerti. sebetulnya lah, orang dapat dengan segera merasakan bentuk keseluruhan dan lereng gunung itu. Garis-garis yang ia buat dinamakan garis kontur. Dari pengukurannya, Hutton menghitung bahwa massa bumi setara dengan 4.536 juta juta ton.
Dari sini ia melanjutkan pekerjaannya dengan menghitung massa semua benda besar dalam
sistem tata surya, termasuk matahari. Maka dari satu ujicoba ini kita memperoleh berat bumi,
matahari, bulan, planet-planet lain dan bulan-bulan mereka, selain juga memperoleh garis
kontur sebagai bonus sesuatu yang bagus sekali untuk kegiatan musim panas. Ternyata, tidak semua orang puas dengan ujicoba Schiehallion.
Rasanya mustahil memperoleh angka yang sungguh akurat tanpa .mengetahui kerapatan atau kepadatan aktual gunung itu. seorang rohaniwan di pedesaan bernama John Michell. seorang pemikir ilmiah besar tahun 1700-an. Ia menemukan sifat gempa yang mirip gelombang, membuat teleskop, dan, yang luar biasa, sudah menduga keberadaan lubang hitam 200 tahun sebelum orang lain mana pun lakukan sebuah lompatan yang tidak mampu dilakukan oleh Newton. Namun di antara segala yang berhasil dicapai oleh Michell, tidak ada yang lebih cerdas atau berdampak lebih besar dibandingkan sebuah mesin yang ia rancang dan ia bangun untuk mengukur berat bumi. ide di balik mesin Michell yaitu mengukur
pengaruh gravitasi terhadap cara sebuah benda
membentur dan dipantulkan oleh sebuah permukaan
rata. Dari sini untuk pertama kali orang akan bisa
mengukur gaya misterius dinamakan tetapan
gravitasi, yang lalu dapat dipakai untuk
memprediksi massa bumi. saat dirakit, peralatan Michell tampak seperti sebuah versi abad kedelapan belas mesin latihan beban yang kautemukan
di sanggar kebugaran. Mesin itu meliputi beban pemberat, poros beban penyeimbang, pendulum, dan kawat torsi. Komponen utama mesin ini yaitu dua bola timbal seberat 175 kilogram. Sayangnya, John Michell meninggal sebelum ia berhasil
melakukan ujicoba yang akan dengan akurat menimbang bumi. ide dan perlengkapannya lalu diwariskan kepada seorang peneliti London Henry Cavendish. Cavendish terlahir dengan latar belakang serba istimewa kakek-kakeknya
yaitu duke dari Devonshire dan Kent. Ia peneliti Inggris paling berbakat pada zamannya, namun
juga paling aneh. Ia begitu pemalu sehingga tidak suka bertemu dengan tamu. pengurus rumah pun harus berkomunikasi dengannya melalui surat.
Pengukuran yang teliti Menjelang akhir musim panas 1797, Cavendish mengalihkan perhatiannya
kepada seperangkat peralatan yang sudah diwariskan kepadanya oleh John Michell. Cavendish sekarang mencoba mengukur gravitasi di tingkat yang presisi. Kata kunci di sini yaitu ketelitian. Tidak boleh ada gangguan sedikit pun di ruangan yang diisi dengan peralatan Michell, maka Cavendish mengambil posisi di sebuah ruangan di sebelahnya dan melakukan penelitian nya memakai teropong yang diarahkan melalui sebuah lubang intip. Pekerjaan itu dilakukan dengan cermat, meliputi 17 pengukuran halus yang saling berhubungan, yang secara keseluruhan memerlukan hampir satu tahun untuk menyelesaikannya. saat akhirnya ia menyelesaikan perhitungan , Cavendish mengumumkan bahwa berat bumi yaitu 6 miliar triliun ton lebih sedikit. Yang menarik, semua ini cuma menegaskan perkiraan yang sudah dibuat oleh Newton 110 tahun sebelumnya, tanpa ujicoba sama sekali. peneliti sudah memiliki mesin presisi yang memungkinkan mereka mendeteksi berat sebuah bakteri tunggal. mesin itu begitu peka sehingga pembacaan dapat terganggu oleh seseorang yang menguap pada jarak 20 meter dari situ, namun peralatan canggih itu tidak menciptakan perbaikan yang menonjol terhadap hasil pengukuran Cavendish
pada 1797. gravitasi menahan planet-planet dalam
orbitnya dan membuat benda yang
jatuh mendarat dengan keras, kita cenderung
membayangkannya sebagai sebuah kekuatan yang
dahsyat, padahal sebetulnya tidak demikian.
Gaya itu dahsyat hanya dalam makna kolektif,
saat sebuah benda masif, seperti matahari,
menahan sebuah benda masif lain, contoh bumi.
saat berdiri sendiri, gravitasi luar biasa lemah.
Tiap kali kita mengambil sebuah buku dari meja
atau sebuah mata uang dari lantai, kita tanpa
berkeringat mampu mengatasi gaya gravitasi yang
dimiliki sebuah planet. perkiraan terbaik saat ini untuk
berat bumi yaitu 5,9725 miliar triliun ton, hanya
berselisih sekitar 1 persen dari temuan Cavendish.
kita memiliki sebuah jagat raya dan sebuah
planet, dan beberapa besar usaha mengira ngira yang pelan-pelan berubah menjadi fakta nyata tentang berapa besar bumi, bulatnya, beratnya, dan berapa jauhnya dari tetangga dalam sistem tata surya. , kita sudah tahu banyak. Berapa panjang
keliling bumi? 1637 Richard Norwood memakai metode pengukuran memakai segitiga, dinamakan triangulasi, dan memperoleh hasil yang mendekati benar namun belum tepat benar. 1684 Edmond Halley, yang meneliti pergerakan planet , cukup cerdik
dengan meminta bantuan Isaac Newton yang
. 1687 Isaac Newton membuat teori tentang gravitasi dan tiga hukum tentang geraknya dalam karya terkenalnya, Principia, dan Halley membantunya menerbitkan karya itu .
1735 Pierre Bouguer dan Charles Marie de La
Condamine mengukur panjang satu derajat meridian (dalam usaha menghitung keliling bumi) dengan mendaki dan menuruni Pegunungan Andes di
Amerika Selatan.
1736 Sebuah tim Prancis kedua menegaskan bahwa bumi menggelembung di sekitar khatulistiwa.
Berapa jauh bumi dari matahari?
1761 Mengikuti anjuran Edmond Halley (yang sudah lama meninggal), para peneliti dari seluruh dunia pergi ke berbagai tempat yang jauh untuk melihat transit Venus dan mencoba memakai nya sebagai cara untuk mengukur jarak bumi dari matahari.
Berapakah berat bumi?
1774 Nevil Maskelyne memakai ide Isaac Newton untuk mengukur berat bumi termasuk gravitasi dan membuat triangulasi dan mendaki gunung. Maskelyne mendaki Schiehallion di Skotlandia,
bersama matematikawan Charles Hutton. Hutton
menemukan garis kontur saat sedang mengerjakan
perhitungan dan sekarang ia menyatakan bahwa berat bumi hampir 5.000 juta juta ton.
1793 John Michell mewariskan sebuah rancangan untuk mesin yang akan dengan teliti mengukur
berat bumi.
1797 Henry Cavendish memakai mesin Michell
untuk menimbang bumi dengan hasil enam miliar
triliun ton. Hasilnya hanya meleset 1 persen
Pada akhir 1700-an, peneliti tahu
dengan tepat sekali bentuk dan ukuran bumi, jaraknya dari matahari dan planet dan beratnya. kita mungkin berpikir bahwa menghitung usianya akan relatif mudah. Ternyata tidak! mengapa cangkang-cangkang kerang purba dan fosil fosil laut lain begitu sering ditemukan di puncak gunung. Bagaimana cara mereka sampai ke sana?peneliti Skotlandia James
Hutton, Dari penelitian terhadap lahan pertaniannya sendiri, ia melihat bahwa tanah terbentuk dari batu-batu yang terkikis. partikel tanah ini terus terbilas
dan terbawa oleh aliran air dan sungai untuk diendapkan di tempat lain. seandainya proses seperti itu berlanjut sampai tuntas, bumi akhirnya akan memiliki permukaan yang mulus. Namun di mana-mana di sekitar nya selalu ada bukit.Jelas, ada sesuatu lain yang sudah terjadi yang menciptakan bukit-bukit dan gunung-gunung baru dan membuat siklus berkelanjutan. Menurut Hutton, fosil fosil laut di puncak gunung bukan diendapkan oleh banjir, melainkan naik bersama gunung-gunung itu
peneliti dinamakan Neptunis percaya bahwa segala sesuatu di bumi, termasuk kerang kerang laut yang ditemukan di tempat-tempat yang mustahil, dapat diterangkan dengan naik dan turunnya tinggi permukaan laut. Mereka percaya bahwa gunung,
bukit, dan lain-lain sama tuanya dengan bumi ini
sendiri dan berubah hanya saat air menggerus
mereka selama masa-masa banjir bandang sedunia.
Di sisi yang berseberangan ada kaum Plutonis, yang
berpendapat bahwa aktivitas gunung berapi dan
gempa terus mengubah permukaan planet dan
bukan terjadi sebab laut yang pernah bergolak
dengan ganas. Kelompok Plutonis juga mengajukan
pertanyaan canggung tentang ke mana semua air itu sudah pergi saat banjir berlalu. Seandainya banjir memiliki waktu yang cukup untuk menggenangi Pegunungan Alpen, lalu ke mana semuanya sesudahnya? Mereka percaya bahwa bumi dipengaruhi oleh kekuatan dahsyat dari dalam selain kekuatan yang berasal dari luar. , mereka belum berhasil menjelaskan bagaimana cangkang-cangkang kerang bisa sampai ke puncak gunung Hutton juga berkata bahwa panas dalam bumilah yang menciptakan batuan dan benua baru dan membentuk barisan pegunungan. (Ahli geologi belum mengerti ini sepenuhnya sampai 200 tahun lalu , saat mereka akhirnya menerima konsep lempengan tektonis.) Di atas semua itu, yang diungkapkan oleh teori Hutton yaitu bahwa proses yang membentuk bumi memerlukan waktu yang lama. Bumi jauh lebih tua dibandingkan yang pernah dibayangkan oleh manusia.Pada musim gugur 1807, sekelompok orang yang berpikiran sama berkumpul di Freemasons Tavern di Long Acre, Covent Garden, di London, Inggris, untuk membentuk Geological Society.
ide di baliknya yaitu untuk bertemu sebulan sekali guna bertukar ide geologi sambil menikmati santap malam yang mengenyangkan. Harga tiap sajian yang dihidangkan sengaja mahal, 15 shilling. Mereka bukan orang yang memiliki kepentingan finansial terhadap .batuan dan mineral, sebagian besar bukan para perguruan tinggi. Mereka cuma
orang yang memiliki kekayaan dan waktu untuk menjalani suatu hobi di tingkat yang kurang-lebih profesional. ide ini ditanggapi secara serius dan mereka cenderung datang dengan penampilan yang sesuai, mengenakan setelan dan topi tinggi. Kurang dari satu dasawarsa, keanggotaan berkembang menjadi 400 semuanya kaum laki-laki, tentu saja dan Geological Society tumbuh menjadi perhimpunan ilmiah terkemuka di negara itu. Pada 1830 sudah ada 795 .orang geologi yang dengan bersemangat datang ke tiap pertemuan, dan dunia tidak akan pernah
menemukan tandingan mereka.orang terpelajar ini bertualang ke pedalaman untuk sedikit “memecah batu,” Charles Lyell akan menjadi yang paling terkenal dalam kelompok. Ayahnya memiliki otoritas dalam penelitian lumut. Darinya, Lyell memperoleh minat terhadap sejarah alam dan belakangan, sesudah tersihir oleh mantra William Buckland, bergabung dengan teman baru ini dalam perjalanan ilmiah ke Skotlandia dan .mengabdikan diri sepenuhnya kepada geologi. Pendeta William Buckland dari Oxford sering diingat sebab perilaku eksentriknya. Ia memiliki
banyak sekali satwa liar, sebagian bertubuh besar dan berbahaya, namun dibiarkan lalu-lalang baik di rumah maupun di taman. Ia juga mencoba menikmati makanan dari setiap hewan yang ada di .rumahnya. Tergantung dorongan hati dan ketersediaannya, tamu-tamu yang datang ke rumah Buckland mungkin ditawari marmut bakar, kue tikus, landak panggang, atau rebusan siput laut Asia Selatan. Ia menjadi tokoh yang ahli dalam coprolite kotoran fosil dan memiliki sebuah meja yang terbuat sepenuhnya dari bahan limbah itu.Roderick Murchison Dr. James Parkinson pernah terlibat dalam persekongkolan gila bernama “Pop-gun Plot.” Rencananya yaitu menembak Raja Inggris, George .III, dengan cara menembakkan panah beracun ke lehernya. Parkinson ditangkap dan hampir dikirim ke Australia. Bagaimanapun, sesudah tenang, ia memicu minat pada geologi dan menjadi salah seorang pendiri .Geological Society. Roderick Murchison menghabiskan 30 tahun pertama atau lebih untuk
berburu memakai kuda, memacunya untuk mengejar rubah dan burung belibis, dan mengubahnya menjadi serpihan-serpihan bulu dengan tembakannya. Ia tiba-tiba menemukan minatnya terhadap batuan dan dalam waktu singkat menjadi tokoh utama dalam ilmu geologi.sekitar awal 1800-an, muncul sebuah perdebatan baru dan panjang di antara ahli geologi tentang seberapa cepat berlangsungnya peristiwa yang membentuk bumi. Ini merupakan kelanjutan
perdebatan lama antara Neptunis dan Plutonis. Yang lebih penting, ini memungkinkan Lyell muncul sebagai bapak pemikiran geologi modern.Kelompok Katastrofis percaya bahwa bumi terbentuk
melalui peristiwa bencana yang singkat namun dahsyat terutama banjir. Ini sebabnya kelompok katastrofis sering bergabung dengan kelompok Neptunis. Katastrofis percaya bahwa pemusnahan merupakan bagian dari rangkaian peristiwa dramatis saat satwa berulang-ulang dihapuskan dan diganti dengan yang baru. Kelompok ini, sebaliknya, percaya bahwa perubahan di bumi terjadi secara bertahap dan
pelan-pelan, dalam rentang waktu yang panjang sekali. Hutton sebetulnya pendukung pertama teori ini dan peneliti tanpa tandingan dalam hal pemahaman tentang proses lambat .misterius yang membentuk bumi. Namun bagi kebanyakan orang, karya-karya Lyell lebih mudah dibaca dan dipahami, maka mau tidak mau ia menjadi orang yang jauh lebih dikenal dibandingkan Hutton. Lyell yaitu guru besar geologi universitas di London saat ia menerbitkan The Principles of Geology. Dalam buku ini ia mengungkapkan kepercaya annya bahwa perubahan bumi seragam dan lambat bahwa segala sesuatu yang sudah terjadi di masa silam dapat diterangkan memakai peristiwa yang terus berlangsung saat ini. Membantah pengaruhnya yaitu sesuatu yang hampir mustahil. The Principles of Geology membentuk pemikiran geologi sampai jauh ke abad kedua puluh.
Seperti Hutton yang muncul sebelum dia, Lyell melicinkan jalan ke penemuan sesuatu yang
sekarang sudah diterima oleh banyak orang lempeng tektonis. Tidak lama lalu para peneliti mengerti bahwa kulit bumi bukan kulit yang padat, melainkan terdiri atas “beberapa potongan kulit” yang sekarang umum dikenal sebagai lempeng benua. Tiap lempeng ini bergerak dan berubah meskipun , lambat di atas magma cair di bawah mereka. saat bergerak, mereka saling bertumbukan dan bersinggungan, memicu perubahan besar pada lanskap dan membentuk barisan pegunungan dan lembah yang besar. Meskipun temuan ini sesuatu yang berguna, ia belum berperan dalam penentuan usia bumi walaupun jelas bumi jauh lebih tua dibandingkan yang pernah dibayangkan. Lyell tidak berhasil menjelaskan orang tentang .terbentuknya barisan pegunungan,
dan melewatkan peran gletser sebagai salah satu agen perubahan. Ia menolak ide tentang zaman es dan percaya bahwa mamalia sudah ada di planet ini
sama lama dengan tanaman atau ikan William Smith, orang Inggris, yaitu .pengawas muda bidang konstruksi .di Somerset Coal Canal. Pada malam 5 Januari 1796, ia duduk di sebuah kedai saat terlintas dalam benaknya bahwa akhirnya ia dapat menciptakan reputasi bagi diri .sendiri. Smith tahu bahwa untuk menafsirkan batuan, perlu ada suatu cara untuk mengatakan apakah batuan dari suatu masa dan ditemukan di suatu area lebih muda atau lebih tua dibandingkan batuan dari masa berbeda yang sudah ditemukan di suatu area berbeda.
Setiap perubahan pada strata atau lapisan batuan,
spesies fosil tertentu tidak tampak sedang yang
lain terus ada sampai di tingkat-tingkat yang lebih
tinggi. Dengan mencatat spesies mana tampak di
strata mana, Smith percaya kita dapat menentukan
usia relatif batuan itu . Dengan
pengetahuannya sebagai penyurvei, ia mulai
membuat peta strata batuan Inggris, yang, pada
waktu itu, menjadi dasar geologi modern.
Pada 1812, di Lyme Regis, sebuah kota kecil di pantai selatan England, seorang anak luar biasa
bernama Mary Anning menemukan seekor monster laut aneh yang sudah menjadi fosil ichthyosaurus. Panjangnya lima meter dan tertanam di tebing yang curam dan berbahaya di pantai itu. Itu awal karier Anning menghabiskan 35 tahun berikutnya untuk mengumpulkan fosil. Ia menemukan plesiosaurus pertama, seekor monster laut lain, dan salah satu pterodaktil pertama dan terbaik. Anning tidak hanya pandai dalam menemukan fosil, ia juga mampu mengeluarkan mereka dengan hati-hati dan tanpa merusak mereka. Di Natural History Museum di London, kita dapat mengagumi skala dan keindahan karya perempuan muda ini, yang bekerja hampir tanpa bantuan dan memakai alat-alat paling sederhana. Walaupun belajar sendiri, Anning mampu menyediakan gambar dan penjelasan yang setara dengan hasil lulusan perguruan tinggi. geologi menguasai abad kesembilan belas dengan cara yang tidak akan pernah dialami .lagi oleh sains mana pun.
berkat jasa William Smith dan Charles Lyell,
yang membuat peta dan bagan. Sekarang masa geologi dibagi menjadi empat bagian besar dinamakan zaman atau era: Precambrian, Palaeozoic (dari kata Yunani yang berarti “kehidupan purba”), Mesozoic (“kehidupan tengah”), dan Cenozoic (“kehidupan terkini”). Keempat zaman ini dibagi lagi menjadi sekitar sepuluh subkelompok, biasanya dinamakan periode. Banyak di antaranya sudah terkenal: Cretaceous, Jurassic, Triassic, Silurian, dan sebagainya. yaitu Lyell yang memperkenalkan Pleistocene, Miocene, dan sebagainya yang berlaku untuk 65 juta tahun terakhir.
Geologi mengharuskan orang memilah-milah banyak hal, .dan tidak semuanya berjalan mulus. Sejak awal, ahli geologi .mencoba mengelompokkan batuan berdasar periode .tempat batuan itu terbentuk, namun ada perdebatan yang .sengit tentang di mana garis-garis pemisah harus diletakkan. Salah satu perdebatan besar terjadi saat seorang ahli
geologi Inggris, Pendeta Adam Sedgwick, bersikeras bahwa sebuah lapisan batuan berasal dari periode Cambrian, padahal .Roderick Murchison (salah seorang pendiri British Geological .Society) percaya bahwa batuan itu berasal dari periode Silurian.
Silang pendapat berlangsung sengit selama bertahun-tahun dan sampai ke titik ekstrem. Perdebatan itu diselesaikan pada .1879 dengan solusi sederhana berupa sebuah periode baru, .Ordovician, yang disisipkan dengan rapi di antara Cambrian dan Silurian.Sekarang banyak bukti fosil yang tersedia untuk membantu orang .menentukan usia batuan.